x

Suporter Manchester United Wacanakan Aksi Protes Anti Glazer di Laga Pertama Pramusim Tim

Minggu, 26 Juni 2022 13:33 WIB
Editor: Isman Fadil
Suporter Manchester United.

INDOSPORT.COM - Suporter Manchester United berencana melancarkan aksi protes secara damai terkait kepemilikan klub oleh keluarga Glazer di laga pramusim tim.

Dilansir dari laman Manchester Evening News, sekelompok suporter Manchester merah akan melakukan protes di luar stadion kebanggaan mereka, Old Trafford.

Baca Juga

Hal tersebut akan dilakukan kala Manchester United bertanding dalam laga pra musim melawan Rayo Vallecano pada Minggu 31 juli 2022 mendatang.

Akan diberitahukan bahwa para pendukung yang hendak melakukan protes akan terlebih dahulu datang lebih awal sebelum dibunyikannya peluit tanda jalannya pertandingan.

Mereka akan berkumpul menyatukan suara kemarahan mereka pada model kepemilikian klub yang mereka anggap kontroversial.

Masih menurut dari sumber yang sama, sejumlah penggemar dibuat marah oleh keputusan para petinggi klub dalam mereka mengambil keuntungan pembayaran dari klub.

Baca Juga

Banyak pendukung United yang menuntut kepada keluarga Glazer untuk menolak pembayaran tersebut demi menghormati klub setelah mereka menjalani kompetisi yang buruk dalam beberapa tahun belakangan ini.

Keluarga Glazer dianggap secara rutin mengambil uang dari Manchester United, dan dua bulan lalu juga dipastikan bahwa utang klub telah meningkat menjadi hampir 500 juta poundsterling dalam rekening keuangan terakhir mereka. 

Baca Juga

Saat pembayaran keuntungan juga tidak berjalan dengan lancar bersama para penggemar. Hal itu dikarenakan keingingan fans untuk tim segera membentuk skuad baru di bawah asuhan Erik ten Hag.


1. Kisah Keluarga Glazzer

Avram Glazer.

Keluarga Glazer merupakan konglomerat yang berasal dari Amerika Serikat. Malcom Glazer merupakan pria kelahiran New York tahun 1928.

Baca Juga

Malcom memulai usahanya sebagai penjual jam tangan di Amerika, kemudian seiring berjalannya waktu ia mengembangkan bisnisnya.

Kekayaan Glazer cepat membengkak karena kepiawaiannya berinvestasi. Ia memulai investasinya dengan membeli National Bank of Savanah di New York pada 1963, lalu berlanjut ke investasi yang lainnya.

Baca Juga

MU dimiliki lewat perusahaan milik Malcolm Bernama First Allied Corporation. Perusahaan itu juga memiliki tim American Football, Tampay Bay Buccaners menggantikan pemilik sebelumnya pada 1995.

Baca Juga

Pada Mei 2005, Malcolm Glazer membeli saham 28,7 persen saham yang dipegang oleh McManus dan Magnier sehingga memperoleh saham pengendali.


2. Alasan Suporter Manchester United Tidak Menyukai Glazer

Suporter Manchester United di final Piala Liga (EFL Cup).

Sebenarnya ketika saham Manchester United dibeli oleh Malcolm Glazer kondisi tim berada pada kondisinya terbaiknya. Mereka juga mampu memenangkan banyak sekali gelar di bawah arahan manajer handal Sir Alex Ferguson.

Namun sayangnya peruntungan mereka habis ketika Sir Alex memutuskan untuk pensiun. Setelah itu semuanya berbanding terbalik, ketika manajemen silih berganti akan tetapi trofi juga tidak kunjung datang.

Glazer kemudian dianggap bersalah karena menerapkan pola belanja  yang ternyata membuat Manchester United tidak lagi dapat membeli pemain super seperti sebelumnya.

Pengelolaan tersebut akhirnya menjadi perhatian fans. Mereka kemudian melihat MU yang tadinya bebas utang kini justru memiliki utang hingga 10 triliun. Utang tersebut terjadi karena pembelian klub kala itu disokong oleh peminjaman aset klub.

Penggemar beranggapan bahwa Glazer hanya menjadikan Manchester United sebagai produk untuk menghasilkan uang guna menutupi utang-utang tersebut. Terlebih lagi mereka turut kecewa karena prestasi Setan Merah mengalami kemrosotan yang drastis.

Penulis: Akwila Chris.

Manchester UnitedMalcolm GlazerAvram GlazerLiga InggrisJoel Glazer

Berita Terkini