x

Kepolisian Spanyol Identifikasi 5 Fans Atletico Madrid Terbukti Rasisme ke Vinicius Jr

Sabtu, 24 September 2022 12:11 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor:
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior mendapat pengawalan ketat para pemain RB Leipzig di Liga Champions REUTERS/Susana Vera

INDOSPORT.COM – Kepolisian Spanyol baru saja mengidentifikasi lima orang yang bertanggung jawab atas chant rasisme yang ditujukan kepada Vinicius Jr sebelum derby Madrid berlangsung.

Derby Madrid di awal Liga Spanyol 2022/2023 antara Atletico Madrid vs Real Madrid yang dihelat pada Senin (19/09/22) kemarin berlangsung sangat seru.

Baca Juga

Kedua tim bermain sangat ketat namun Los Blancos yang datang sebagai tamu berhasil membawa pulang kemenangan 1-2 dari Wanda Metropolitano.

Dua gol Real Madrid dicetak oleh Rodrygo pada menit ke-18 dan Federico Valverde menit ke-36. Sementara Atletico hanya membalas satu gol berkat Mario Hermoso menit 83.

Sebelum laga Derby Madrid itu, diketahui sejumlah fans Atletico Madrid menyanyikan chant atau yel-yel yang liriknya sungguh rasisme.

Baca Juga

Bahkan tindakan rasisme berupa nyanyian itu beberapa kali juga didengungkan oleh kelompok fans Atletico di sepanjang pertandingan berlangsung.

Los Rojiblancos juga sudah mengeluarkan pernyataan tegas soal tindakan rasisme berupa yel-yel itu.

“Atletico Madrid mengutuk keras yel-yel yang dilakukan oleh sekelompok kecil fans kami di luar stadion sebelum pertandingan,” bunyi statement Atletico di media sosial.

Baca Juga

“Sejumlah oknum tidak bisa mencoreng gambaran dari ribuan fans kami yang mendukung dengan semangat dan rasa hormat tanpa rasisme,” tutup pernyataan itu.

Tidak lama setelah pernyataan terbuka dari Atletico itu, pihak kepolisian Spanyol pun mengumumkan perkembangan dari penyelidikan kasus ini.


1. Polisi Identifikasi 5 Pelaku, Tiga di Antaranya Pemegang Tiket Musiman

Vinicius Junior, pemain Real Madrid, mencetak gol ke gawang Mallorca (Foto: REUTERS/Juan Medina)

Ya, kepolisian Spanyol baru saja diberitakan telah mengidentifikasi lima orang pelaku yel-yel bernada rasisme kepada Vinicius Jr.

Yang mana tiga di antaranya diketahui merupakan pemegang tiket musiman Atletico Madrid.

Baca Juga

Pihak klub pun mengambil tindakan tegas akan mencoret nama mereka dari member fans klub dan melarang secara permanen untuk datang ke stadion.

Komite Anti-Kekerasan di Spanyol juga sudah mendesak Atletico dan Badan Liga Spanyol untuk segera mengumumkan pelarangan datang ke stadion untuk kelima pelaku itu.

Untuk jalur hukum, kelima pelaku yang diidentifikasi oleh polisi itu akan segera diringkus dan dibawa ke pengadilan setempat.

Baca Juga

Masalah rasisme yang menimpa winger Real Madrid, Vinicius Junior bermula ketika Pedro Bravo, yang merupakan agen sepak bola Spanyol menuduhnya tidak menghormati lawan.

Kejadian itu terjadi kala Vinicius Jr melakukan selebrasi dengan gerakan tarian khas Brasil, setelah dirinya berhasil mencetak gol kedua untuk timnya saat melawan Mallorca di matchday kelima Liga Spanyol.

Dilaporkan Bravo telah mengatakan kepada Vini, untuk berhenti melakukan tarian seperti monyet, dan harus menghormati lawannya.

Baca Juga

Atas penyataan Bravo tersebut, dukungan kepada Vinicius Jr pun muncul dari berbagai pihak, yang secara khusus dilakukan untuk memerangi rasisme.

Mulai dari Legenda tim nasional Brasil, Pele, mengecam pernyataan Pedro Bravo yang memberi cacian atas selebrasi dari Vinicius Jr.


2. Di Balik Kasus Rasisme Vinicius Junior, Terdapat Momen Indah yang Mewarnai Derby Madrid

Pemain Real Madrid, Vinicius Jr saat berusaha mempertahankan bola dari rebutan pemain Celta Vigo di Liga Spanyol.

Bintang Real Madrid yakni Vinicius Junior mendapatkan rasisme saat membela Los Blancos bersua Atletico Madrid di laga lanjutan Liga Spanyol (La Liga) 2022-2023.

Meski begitu, ada momen indah sebelum berlangsungnya pertandingan ‘Derby Madrid’ antara Atletico Madrid vs Real Madrid di Stadion Civitas Metropolitano pada Senin (19/09/22) dini hari WIB.

Melansir dari Marca, Matheus Cunha kedapatan meniru tarian yang dilakukan oleh Vinicius Jr, saat berpapasan dengan winger Real Madrid tersebut di ruang ganti.

Hal tersebut diawali ketika pemain yang kerap disapa Vini menghampiri bek Atletico, Felipe. Kemudian dilanjutkan dengan momen Cunha menari, dilanjutkan dengan memeluk Vinicius

Bahkan Matheus Cunha juga mengungkapkan bahwa rasisme yang dilakukan oleh Pedro Bravo tidak ada hubungannya dengan desas-desus konflik antara Vinicius dengan Koke.

Baca selengkapnya: Di Balik Kasus Rasisme Vinicius Junior, Terdapat Momen Indah yang Mewarnai Derby Madrid

Real MadridAtletico MadridLiga SpanyolRasismeVinicius Junior

Berita Terkini