x

Masih Mengerikan, Bedah Formasi Barcelona Usai Dirundung Badai Cedera Jeda Internasional

Sabtu, 1 Oktober 2022 18:00 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Prio Hari Kristanto
Pemain klub Liga Spanyol, FC Barcelona, merayakan kemenangan atas Real Sociedad setelah pertandingan REUTERS-Vincent West

INDOSPORT.COM – Bedah formasi terbaik raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, pasca para pemain kuncinya tengah dirundung badai cedera saat jeda internasional.

Seperti yang diketahui, dampak jeda internasional membuat Barcelona keringat dingin karena harus kehilangan sejumlah pemain pilar andalannya jelang dimulainya Liga Spanyol.

Baca Juga

Kini La Blaugrana bakal menapaki kembali langkahnya merebut gelar juara Liga Spanyol dengan menyambangi markas Mallorca.

Los Cules mengusung misi wajib amankan tiga poin jika ingin terus membayang-bayangi Real Madrid dari posisi puncak klasemen.

Oleh karena itu, Barca juga sekaligus memiliki misi untuk melengserkan takhta Real Madrid, selain ingin menjaga gengsinya sebagai raksasa Liga Spanyol.

Baca Juga

Hingga saat ini, Barcelona menghuni peringkat kedua dengan torehan 16 poin atau selisih dua angka saja dari Real Madrid yang adem ayem di pucuk dengan 18 poin di klasemen Liga Spanyol 2022-2023.

Maka dari itu, El Barca tak boleh terpeleset dan wajib mencuri tiga poin penuh saat bentrok kontra Mallorca, yang kini berada di peringkat ke-10 dengan 8 poin.

Namun, Barcelona sayangnya tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh sebab sejumlah pemainnya dirundung badai cedera saat jeda internasional.

Baca Juga

Lantas siapa sajakah pengganti para pemain kunci yang cedera itu dan bagaimana formasi terbaik Barcelona setelah para penggawa andalannya menepi?


1. Xavi Sudah Umumkan 21 Pemain Barca lawan Mallorca

Aksi Xavi Hernandez kala memimpin Barcelona di laga kontra Atletico Madrid (06/02/22). (Foto: REUTERS/Albert Gea)

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, telah mengumumkan 21 nama pemain jelang dimulainya Liga Spanyol yang mana Los Cules bakal menghadapi Mallorca nantinya.

Seperti yang diketahui, Barcelona tertimpa nasib apes karena sejumlah pemainnya mengalami cedera saat membela timnas masing-masing di jeda internasional.

Baca Juga

Pelatih asal Spanyol itu melampiaskan kemarahannya atas situasi tersebut selama konferensi pers prapertandingannya dengan menyebut situasi tersebut sebagai hal yang memalukan.

Daftar pemain cedera Barca sebelum jeda internasional kira-kira hanyalah Hector Bellerin saja yang dikabarkan mengalami gangguan otot.

Namun, kini La Blaugrana dibikin tambah puyeng setelah dua pemain asal Belanda, Frenkie de Jong dan Memphis Depay, bakal menepi setidaknya dua minggu. Jules Kounde dan Ronald Araujo pun demikian.

Baca Juga

Maka dari itu berikut ini adalah formasi terbaik Barcelona di tengah badai cedera yang menghampiri klub yang bermarkas di Camp Nou jelang dimulainya laga Liga Spanyol.

Sebagai informasi, Xavi kental dengan formasi 4-3-3 yang mana sudah menjadi identitas Barca sedari dahulu bahkan saat ia pun masih aktif sebagai pemain Los Cules.

Penjaga Gawang

Sektor ini tidak akan berubah dan masih akan menjadi milik Marc-Andre ter Stegen mengingat ia tidak dirundung cedera meskipun tampil bersama Timnas Jerman.

Baca Juga

Lini Belakang

Lini ini bisa dibilang sektor yang paling rusak parah buntut badai cedera yang menghampiri Jules Kounde dan Ronald Araujo.

Dengan demikian, Barcelona kehilangan satu bek tengah dan juga bek kanannya. Pos bek kanan, Xavi tampaknya bakal memilih Sergino Dest pada posisi itu sekaligus membawa Marc Casado yang juga mungkin bisa melakukan debut seniornya.

Sementara yang menjadi perdebatan adalah siapa yang bakal mengisi pos bek tengah mengingat Barca kini hanya memiliki Gerard Pique, Eric Garcia, dan Andreas Christensen di posisi tersebut.

Seperti yang diketahui, sepak bola modern masa kini menuntut bek tengah untuk bisa melakukan build-up serangan melalui umpan sehingga akurasi passing pastinya bakal jadi bahan pertimbangan pemilihan pemain.

Dilansir dari Fbref, dari keseluruhan kariernya, berikut ini akurasi passing yang ditunjukkan tiga pemain Barca: Pique (91,7%), Garcia (93,4%), dan Christensen (92,9%)

Bisa disimpulkan bahwa Garcia dan Christensen mempunyai akurasi umpan yang lebih baik yang pastinya berguna untuk membangun serangan.

Namun, dari aspek duel udara, Pique jauh lebih unggul dengan persentase 83,3 persen, berbanding Garcia (78,6%) dan Christensen (75%). Meski demikian, Xavi tampaknya bakal mengandalkan Christensen dan Garcia sebagai bek tengah.

Hal itu tak lepas dari performa Pique yang sudah menurun di tengah usia tuanya yang mana sang pemain pasti kesulitan untuk mengejar pemain dalam skenario serangan balik.


2. Lini Tengah

Robert Lewandowski tetap jadi pilihan utama di garda depan Barcelona. Foto: REUTERS/Pablo Morano

Mengingat Frenkie de Jong bisa dibilang jarang dimainkan oleh Barcelona, hal ini tampaknya tidak terlalu berpengaruh pada skuad Blaugrana.

Berhubung Frenkie de Jong diterpa cedera, Barcelona memiliki empat gelandang saat ini, yaitu Sergio Busquets, Pedri, Gavi, dan Franck Kessie.

Baca Juga

Berikut ini persentase akurasi passing yang ditunjukkan oleh keempat pemain itu sebagai bahan pertimbangan tiga terbaik di posisi gelandang, Kessie (93,9%), Gavi (86%), Pedri (91,4%), dan Busquets (87,1%).

Dengan demikian, Kessie, Pedri, dan Busquets merupakan formasi ideal Barca di lini tengah apalagi Busquets adalah kapten La Blaugrana yang bakal juga membimbing rekan-rekan lainnya dalam mengalirkan bola.

Lini Serang

Cedera Memphis Depay tidak terlalu berpengaruh pada Barcelona sebab ia sendiri bukanlah pemain favorit Xavi dalam Starting XI.

Namun, hilangnya Depay tentu juga merupakan pukulan bagi Barca di tengah jadwal yang sibuk ini. Meski demikian, jika harus menerka formasi terbaik Barca, tentu saja jawabannya adalah Ousmane Dembele, Robert Lewandowski, dan Raphinha.

Lewandowski sendiri masih membuktikan dirinya sebagai seorang striker bertaji. Dari delapan penampilan di seluruh kompetisi, ia sudah mencetak 11 gol.

Ousmane Dembele sudah mencatatkan delapan kali penampilan di semua ajang dan berkontribusi enam gol (2 gol dan 4 umpan gol).

Raphinha memang baru mencetak satu gol dan satu assist dari enam penampilannya di La Liga. Namun, dari tiga pemain lainnya, eks pemain Leeds United ini mempunyai tingkat keberhasilan dribble yang tertinggi.

Berikut ini catatan tingkat kesuksesan dribble penyerang sayap Barcelona musim ini: Raphinha (55%), Ansu Fati (45,5%), Dembele (46,7%), dan Ferran Torres (42,9%).

Dribble yang sukses ini penting untuk Barcelona melakukan penetrasi ke dalam pertahanan musuh sehingga tercipta peluang untuk menembak bola atau mengumpannya ke rekan lain yang dalam posisi kosong.

BarcelonaMemphis DepayHector BellerinLiga SpanyolFrenkie de JongRonald AraujoJules Kounde

Berita Terkini