x

Minta Maaf Insiden Kartu Merah, Gelandang PSS Sleman Ungkap Dapat Perkataan Rasisme

Sabtu, 4 Februari 2023 14:00 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji
Gelandang Persib, Dedi Kusnandar terjatuh setelah berduel dengan winger PSS, Todd Rivaldo Ferre. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Gelandang PSS Sleman, Todd Rivaldo Ferre, meminta maaf atas kartu merah saat laga kontra Barito Putera pada pekan ke-21 Liga 1 2022/23, Selasa (31/01/23) lalu.

Ada perkataan rasisme yang membuat Todd Rivaldo Ferre lepas kontrol. Eks Persipura tersebut mendapat kartu merah setelah bersitegang dengan gelandang Barito Putera, Bayu Pradana di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Kartu merah itu hanya selisih beberapa detik setelah dia mendapat kartu kuning menit ke-80. Ia melayangkan tangannya ke mulut Bayu Pradana.

Kartu merah itu hampir saja membuat kemenangan PSS Sleman lenyap. Tiga menit berselang, Barito Putera menyamakan kedudukan lewat tendakan bebas Aditya Putra Dewa.

Untung saja dalam sisa laga, PSS bisa menangkis setiap serangan Barito. PSS pun bisa pulang dengan tiga poin setelah menang 2-1. Dua gol PSS dicetak Yevhen Bokhashvili.

Baca Juga

Usai pertandingan, kritik pedas didapat mantan pemain Persipura Jayapura itu. Todd Ferre dianggap belum belajar dari sanksi setahun larangan bermain atas aksi yang hampir sama.

Pada Liga 1 2021/2022 lalu, Todd Ferre mendapat kartu merah pada laga melawan Bali United di Bantul. Komite Disiplin (Komdis) PSSI langsung menjatuhkan hukuman setahun tak boleh main karena Todd Ferre diklaim memukul wasit.

Usai gelombang kritik berdatangan, Todd Ferre buka suara. Dia meminta maaf kepada pelatih Seto Nurdiyantoro, rekan setim dan stakeholder PSS Sleman.

"Saya meminta maaf kepada tim pelatih, rekan setim dan PSS Fans atas kejadian kartu merah yang saya dapatkan saat tim PSS berhadapan dengan tim Barito Putera," ujar Todd Ferre pada awal video yang diunggah PSS di instagram.

Kejadian itu sangat berpotensi merugikan tim dan membuat kondisi di lapangan menjadi kurang kondusif," katanya.

Baca Juga

Todd Rivaldo Ferre pun mengungkapkan hal yang membuatnya tersulut emosi. Ternyata, ada perkataan rasis yang membuatnya lepas kendali.

"Akan tetapi kejadian yang saya dapat di lapangan, dimana saya mendapatkan perkataan rasis yang membuat saya emosi dan lepas kontrol," ujar Todd Fere.

Baca Juga

1. Tunggu Hasil Sidang Komdis PSSI

Pertandingan antara Barito Putera vs PSS Sleman di BRI Liga 1. (Foto: PSS Sleman)

Dalam video permintaan maaf itu, Todd Rivaldo Ferre tidak menyebut siapa pemain Barito Putera yang melakukan perkataan rasis kepadanya.

Namun, jika melihat gestur tangan yang diarahkan ke mulut Bayu Pradana, banyak yang menduga hal yang disebut Todd Ferre sebagai kata "rasisme" itu diucapkan Bayu Pradana.

Todd Ferre tak suka dengan perkataan tersebut, tapi apa yang telah dilakukannya juga tak pantas untuk dilakukan pesepakbola profesional.

"Walaupun begitu tindakan yang saya lakukan sangat tidak dibenarkan, namun kita harus tetap melawan apapun itu bentuk rasisme di sepak bola," kata Todd Ferre.

Todd Ferre mengakhiri video permintaan maaf tersebut dengan menyerukan penghentian segala bentuk rasisme di sepak bola.

Baca Juga

"Stop rasisme di sepak bola Indonesia," tutup Todd Ferre.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI belum menerbitkan hasil rapat berkaitan dengan kartu merah yang didapat Todd Ferre. Biasanya, setiap kartu merah yang diberikan kepada pemain di Liga 1 dan Liga 2 akan mendapat hukuman tambahan dari Komdis PSSI.

Baca Juga

Sejauh ini PSS Sleman baru merilis sanksi dari Komdis PSSI terkait lemparan botol air mineral saat laga melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Lemparan botol dari penonton yang ada di tribun selatan itu membuat PSS Sleman dijatuhi denda Rp50 Juta. Sementara adanya lemparan batu di depan Stadion Maguwoharjo sudah masuk ranah Kepolisian, bukan Komdis PSSI.

Baca Juga
Barito PuteraPSS SlemanLiga IndonesiaRasismeLiga 1Todd Rivaldo Ferre

Berita Terkini