Pihak penyelenggara berencana mengirim tiga hingga empat atlet pemenang karate full body contact open tournament ke Jepang mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Sosai Masutatsu Oyama. Nama kejuaraan tersebut diambil dari sosok penemu full body contact karate pertama yang lebih dikenal dengan nama Grand Master Oyama.
Ketua Pelaksana Karate Full Body Contact Open Tournament, Sensei Rudy Hartono mengatakan hanya juara kelas dewasa putra dan putri yang akan dikirimkan ke Jepang. Rencananya, kejuaraan ini diselenggarakan di GOR CLS, Surabaya, Minggu 3 Mei mendatang.
"Pada kejuaraan dunia di Jepang hanya memberikan tempat untuk dewasa saja. Jadi pemenang dari kejuaraan ini yang akan kami kirim,” ujarnya saat ditemui wartawan, termasuk INDOSPORT, di Kantor Sekretariat FORKI Jawa Timur.
Dia menyebutkan total ada 90 karateka yang mengikuti kejuaraaan ini. Karateka-karateka tersebut berasal dari 12 provinsi. Yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Banten. Ada juga DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Papua dan tuan rumah Jatim.
"Kami mewaspadai atlet Jawa Tengah dan Kalimantan Timur serta Jakarta tentunya. Jatim nanti akan mengandalkan Sandi Sudibyo, Sunarto dan Fadjar Harjo. Ketiganya karateka kelas dewasa putra +71 kg. Sandi sendiri merupakan jawara Piala Pangkostrad 2014 lalu," jelas Rudy.
Lebih lanjut pria yang juga Ketua II FORKI Jatim ini menyatakan kelas dewasa putra akan mempertandingankan tiga kelas. Yakni dewasa putra -60 kg, 61-70 kg dan +71 kg. Untuk kelas dewasa putri hanya satu kelas, yaitu 65 kg. Sementara untuk Kelas Junior dan Remaja hanya berupa eksebisi.
Rudy menambahkan, pertandingan Karate Full Body Contact Open Tournament ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Menkopolhukam Tedjo Eddy Purdjiato.
"Sebelumnya, Pak Tedjo akan memberikan special training bagi para pembina di Kyokushinkai Karate-do, 1-2 Mei mendatang. Baru, sehari kemudian, digelar kejuaraan yang hanya berlangsung satu hari saja," pungkasnya.