6 Fakta Menarik Seputar Karate
Karate yang merupakan seni bela diri asal Jepang saat ini sudah tidak lagi cuma milik negeri Sakura. Ia dipelajari oleh semua lapisan usia, di seluruh dunia.
Sebagai olahraga beladiri, kekuatan tangan kosong yang dibawa Karate barangkali yang membuat banyak orang tertarik untuk mempelajari. Sebab senjata tak bisa digunakan fleksibel, dimana saja atau kapan saja.
Selain sedikit merepotkan, tak semua senjata diperbolehkan karena dibatasi aturan dan hukum. Karate pun menjadi salah satu pilihan untuk melindungi diri.
Saat ini, Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Karate bertajuk The 9th World Junior, Cadet & Under 21 Karate Championships 2015 yang akan dihelat hingga 15 November 2015 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten.
Agar lebih mengenal seni bela diri ini, berikut INDOSPORT merangkum sejumlah fakta menarik Karate.
1. Kelahiran
Karate merupakan seni bela diri asal Jepang yang dipengaruhi Kempo Cina. Saat masuk ke Jepang melalui Okinawa, olahraga ini disebut Tote yang secara bebas berarti beladiri tangan asal Cina. Namun karena saat itu masyarakat Jepang tengah berada dalam euforia nasionalisme, nama Tote diganti Karate yang berarti tangan kosong, agar dapat lebih mudah diterima masyarakat.
2. Gaya dan Aliran
Seperti yang terjadi pada banyak beladiri yang lain, Karate juga memiliki banyak aliran dan gaya berbeda. Shotokan, Goju-Ryu, Shito-Ryu, dan Wado-Ryu merupakan empat gaya Karate yang dianggap sebagai gaya utama dan diakui oleh Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF).
Selain itu, juga terdapat aliran dan gaya lain yang eksis dalam seni bela diri ini. Gaya dan aliran Kyokushin , Shorin-ryu dan Uechi-ryu termasuk dalam gaya terkemuka yang banyak dipelajari di seluruh dunia.
Fungsi dan tujuan juga menjadi gaya dan aliran tersendiri saat ini. Aliran tradisional lebih fokus pada bela diri, sementara aliran olahraga hanya fokus pada teknik-teknik untuk keperluan dan pertandingan olahraga.
3. Teknik
Terdapat tiga teknik utama dalam Karate; Kihon, Kata, dan Kumite. Kihon adalah teknik dasar dalam karate seperti pukulan, tendangan, atau bandingan.
Kata merupakan pola atas Kihon yang dipelajari dalam tingkatan sebelumnya. Setiap Kata memiliki ritme gerak dan pernapasan yang berbeda. Kata secara gampang dapat berarti jurus.
Sementara Kumite bisa diartikan sebagai pertarungan dimana Karateka sama-sama saling menyerang dengan kihon dan Kata yang telah dipelajari. Saat latihan, ada yang melakukan Kumite dengan terkontrol tanpa mencederai lawan latihan, ada juga yang diperbolehkan melancarkan pukulan dan tendangan sekuat tenaga pada lawannya.
4. Sabuk Hitam
Sabuk atau ban hitam merupakan tingkatan tertinggi dalam Karate. Namun di beberapa tempat, seperti Amerika, ada yang menggunakan sabuk merah untuk menandai tingkat tertinggi.
Penggunaan sabuk ini dilakukan untuk menandai kemampuan menghafal gerak karate oada tingkatan tertentu. Setiap peralihan ke tingkatan yang lebih tinggi harus melalui ujian sabuk yang pada umumnya dilakukan setiap 4 bulan sekali.
Sabuk dalam Karate berturut-turut dari tingkatan terendah adalah Sabuk putih, sabuk kuning, sabuk oranye, sabuk hijau, sabuk biru, sabuk coklat, dan sabuk hitam.
Dalam karate dikenal juga istilah Kyu dan Dan. Kyu berarti tingkatan di bawah sabuk hitam dimulai dari Kyu 10 hingga yang tertinggi Kyu 1. Sementara Dan berarti tingkat lanjut setelah melalui tingkat Kyu, terdiri Dan 1 hingga yang paling tinggi Dan 10.
5. Dojo
Dalam bahasa Jepang, Dojo terdiri dari kata Do yang berarti jalan atau cara, dan Jo yang artinya tempat. Dojo berarti tempat latihan, bertanding atau berkompetisi. Pada umumnya saat memasuki Dojo, alas kaki harus ditanggalkan di luar.
Dalam falsafah Karate, Dojo juga menjadi tempat belajar untuk hidup bersama sebagai anggota masyarakat. Etika Dojo harus dijunjung tinggi karena merupakan hal yang serius.
6. Elvis
Perkembangan Karate membawa olahraga ini ke berbagai negara dan dipelajari berbagai jenis manusia. Di Amerika, Ed Parker yang mendirikan perguruan American Kenpo Karate pada 1950 merupakan Karateka tersohor. Salah satu muridnya adalah penyanyi rock n roll, Elvis Presley.