x

Tinggal di Indonesia, Juara Karate Putri Afghanistan Butuh Pertolongan

Senin, 10 Januari 2022 17:42 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Isman Fadil

INDOSPORT.COM - Melarikan diri ke Indonesia saat negaranya berkonflik, karateka Afghanistan, Meena Asadi, mewakili suara pengungsi yang menanti direlokasi ke negara permanen.  

Meena Asadi lahir pada tahun 1992 di Afghanistan. Masa kecilnya dihabiskan dengan melihat negaranya yang penuh konflik dan perang karena Taliban berkuasa.

Situasi yang sungguh mencekam, termasuk anak perempuan yang tidak boleh berpendidikan tinggi dan perempuan tidak boleh bekerja.

Meski begitu, dia berhasil mendobrak keterbatasan dengan menjadi atlet karate perempuan bersabuk hitam. Sekitar 30 medali dia raih, termasuk 3 medali perak South Asian Games 2010.

Namun pada 2015, Taliban menjatuhkan bom di Afghanistan. Kurangnya keamanan dan stabilitas ekonomi setelah invasi AS ke Afghanistan pada 2001, telah berkontribusi pada eksodus tersebut.

Baca Juga
Baca Juga

Alhasil Meena Asadi bersama suami dan putranya bermigrasi ke Indonesia untuk mencari masa depan yang lebih baik. Saat ini Meena Asadi  menjadi guru karate di Cisarua Shotokan Karate Club (CRSKC), Bogor, Jawa Barat.

Terdapat puluhan murid berguru kepadanya, termasuk dari pengungsi anak anak Afghanistan. Kendati demikian, seperti nasib para pengungsi yang lain, Meena Asadi menanti perlindungan dan berharap mendapatkan suaka di negara ketiga.

Hal itu dengan bantuan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi Indonesia.

Indonesia tidak bisa menerima pengungsi Afghanistan secara permanen karena tidak ikut menandatangani Konvensi Pengungsi 1951.

Baca Juga
Baca Juga

Namun selama tinggal bertahun-tahun di Indonesia, para pengungsi Afghanistan merasa frustasi. Mereka tak kunjung ditempatkan ke negara ketiga. Sedangkan di Indonesia, mereka tak bisa memenuhi hak-hak dasarnya.

Alhasil, protes terjadi berulang kali dari para pengungsi Afghanistan yang mendesak agar Komisi UNHCR Indonesia segera mempercepat proses relokasi bagi mereka.

Hal itu yang sempat diutarakan oleh karateka Meena Asadi melalui Twitter pribadinya @meena_asadi pada Senin (10/01/22).

“Pengungsi menderita di Indonesia tanpa mendapat hak-hak asasi manusia yang mendasar. Mereka membutuhkan bantuan segera untuk diselesaikan dari sini UNHR Indo,”

“Cobalah lakukan yang terbaik. Anda satu-satunya organisasi yang bertanggung jawab terhadap pengungsi,” demikian tulis Meena Asadi, karateka Afghanistan.


1. Mewakili Suara Hati Pengungsi

Apa yang ditulis karateka Afghanistan, Meena Asadi, hanyalah mewakili sebagian kecil suara hati para pengungsi yang berharap kepastian akan nasib mereka di Indonesia.

Apa yang ditulis karateka Afghanistan, Meena Asadi, hanyalah mewakili sebagian kecil suara hati para pengungsi yang berharap kepastian akan nasib mereka di Indonesia.

Terlebih banyak para pengungsi Afghanistan yang menyerah atas hidupnya setelah sekian lama hidup mereka mendesak agar UNHCR Indonesia aktif guna mencari jalan keluar.

KarateAfghanistanBerita TransferSportainmentBerita Sportainment

Berita Terkini