Alami Kram Saat Lari? Ini Tips dan Trik Mengatasinya
Lari merupakan olahraga yang mudah dan praktis untuk dijalani, setiap orang bisa melakukannya baik tua maupun muda.
Dari lari juga, lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional. Rini Budiarti adalah salah satu atlet yang berhasil meraih prestasi melalui salah satu cabang olahraga atletik ini.
Banyak orang melakukan olahraga lari untuk menambah energi, menjaga kesehatan atau sebagai program menurunkan berat badan. Rutin berlari sesuai jadwal yang telah Anda tentukan memang baik untuk kebugaran.
Namun, pada prakteknya tidak sedikit orang yang kurang memperhatikan persiapan sebelum berlari, yang alhasil bisa menyebabkan kram pada kaki. Redaksi INDOSPORT mendapat banyak pertanyaan dari pembaca setia mengenai seluk beluk lari serta cedera-cedera ringan yang bisa didapat saat berlari.
INDOSPORT mencoba menanyakan tentang hal ini kepada atlet lari profesional, Rini Budiarti yang pernag menyabet 3 emas di Sea Games 2015 lalu di Singapura. Ada tips dan cara mencegah kram yang dibagikan Rini berdasarkan pengalaman yang selama menjalani karier berlarinya . Apa saja yang perlu diketahui?
1. Hal Pertama yang Perlu dilakukan
INDOSPORT : Bagaimana tips atau cara mengatasi kram saat berolahraga?
Rini Budiarti : Tips mengatasi kram saat olahraga "khususnya lari" adalah ketika berlari, kurangi kecepatan sedikit2 sampai berhenti.
INDOSPORT : Selanjutnya apa yang mesti dilakukan?
Rini Budiarti : Istirahatkan sejenak kemudian lakukan gerakan peregangan (stretching) statis dengan tahanan waktu 10-15 detik.
INDOSPORT : Apakah sudah cukup dengan hanya beristirahat dan melakukan stretching?
Rini Budiarti : Kalo kram sudah mendingan, bisa lakukan terapi hot and cool atau kompres air hangat dan dingin bergantian.
2. Pertolongan Pertama
INDOSPORT : Oke, mengenai terapi hot and cool, apakah itu sama dengan yang kompres air hangat dan dingin, ataukah bisa dengan penggunaan es?
Rini Budiarti : Iya itu sama, dengan es batu lebih bagus. Setelah itu istirahat 5 menit baru kompres air hangat.
INDOSPORT : Kalau saat mengalami kram, apa hal pertama yang mesti dilakukan?
Rini Budiarti : Jangan dipaksa untuk melakukan gerakan yg dinamik.
INDOSPORT :Terus apa yang tidak boleh dilakuin agar tidak mengakibatkan cedera serius?
Rini Budiarti : Kayak jinjit gitu, karena otot akan memendek dan bisa jadi makin sakit.
3. Faktor Penyebab
INDOSPORT : Apa penyebab utama kram itu? Apakah karena kurang pemanasan dan kelelahan?
Rini Budiarti : Iya bisa semua itu dan karena kurang kalium dalam tubuh kita juga
INDOSPORT : Apakah karena kurang minum dan dehidrasi juga menjadi salah satu penyebab kram?
Rini Budiarti : Iya bisa juga karena kurang cairan.
4. Hal yang Perlu Diperhatikan
INDOSPORT : Kira-kira apa yang mesti diperhatikan agar mengurangi resiko mengalami kram saat berolahraga, misalnya dari segi makanan yang dikonsumsi?
Rini Budiarti : Banyak konsumsi makanan yang mengandung kalium agar mencegah keram. Makan pisang dan jambu biji juga bagus banyak kalium. Tapi jangan bijinya yang dimakan.
INDOSPORT : Pernah punya pengalaman mengalami kram saat berkompetisi?
Rini Budiarti : Waktu 2013 saya sempat juga tuh dan kondisi lagi puasa makanya langsung betisnya kram.
INDOSPORT : Boleh tau apa penyebabnya?
Rini Budiarti : Kata masseur-nya, itu karena lagi puasa jadi kurang cairan tubuh. Makanya kemarin pas lomba lari bajak Jakarta, yang 21 km tuh, saya tiap ada pos minum selalu ngambil minum biar tidak dehidrasi terus kram.