x

Apa Kabar Francis Ngannou, Eks Jagoan UFC yang Kini Gabung Organisasi Baru Lebih Tajir

Jumat, 19 Mei 2023 19:54 WIB
Editor: Juni Adi
Francis Ngannou

INDOSPORT.COM - Setelah sempat nganggur dalam beberapa waktu usai memutuskan untuk hengkang dari UFC, Francis Ngannou kini siap kembali ke octagon bersama organisasi baru.

Francis Ngannou meninggalkan UFC setelah gelarnya dilucuti hingga akhirnya ditendang UFC. Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Presiden UFC, Dana White.

Ia mengungkapkan bahwa perusahaannya tidak dapat mencapai kesepakatan dengan Ngannou tentang tiga kontrak pertarungan baru. Franci Ngannou mengaku merasa terkekang.

Jika kesepakatan akan tercapai, Ngannou yakin dia akan menghasilkan 'sekitar' 8 juta dolar AS untuk melawan Jon Jones di UFC 285.

Sebelum mengejar pertarungan profil tinggi di tinju. Menurut petarung itu, dia tidak dapat berkompromi pada persyaratan tertentu dalam kontrak.

Baca Juga

Sebagai bagian dari kesepakatan, kata Ngannou, dia tidak dapat meminta sponsor dari luar atau mengejar peluang tinju. Sebelum mengejar pertarungan profil tinggi di tinju.

Menurut petarung itu, dia tidak dapat berkompromi pada persyaratan tertentu dalam kontrak yakni membolehkan bekerja sama dengan sponsor luar demi mengejar peluang tinju.

Baca Juga

"Kami bertemu dengan Dana (White) dan Hunter (Hunter Campbell, pimpinan bagian bisnis UFC)," ungkap Nicksick.

"Setelah duel, kami makan malam bersama, dan semua berjalan lancar."

"Kami masuk ke dalam mobil dan Francis berkata pada saya: 'Jika saya menandatangani kontraknya, maka takkan ada perubahan dan saya tak melakukan apa yang sudah saya ingin lalukan. Saya menolak itu'."

Beragam spekulasi berkeliaran di sekitar kabar perginya Ngannou. Banyak yang menilai ajang pimpinan Dana White itu bakal merugi besar karenanya.

Baca Juga

1. Francis Ngannou Gabug PFL

Francis Ngannou jadi juara kelas berat di UFC 260

Setelah hengkang dari UFC dan sabuk UFC kelas beratnya dicopot, Francis Ngannous sempat didekati sejumlah organisasi MMA ternama saingan UFC, seperti Bellator dan ONE Championship.

Tetapi, mereka pun mundur teratur karena tidak bisa memenuhi keinginan The Predator. Padahal CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, sudah bertemu Francis Ngannou, di Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (29/4/23). 

Chatri Sityodtong sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk merekrut Francis Ngannou yang berstatus free agent dan diincar banyak promotor usai mengakhiri kontraknya di UFC. 

Orang nomor satu di ONE itu menghabiskan waktu beberapa jam untuk melakukan negosiasi dengan Francis Ngannou.

Namun, pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan dan Francis Ngannou gagal bergabung dengan ONE Championship.  

Baca Juga

"Saya ngobrol dengan Francis kemarin selama hampir tiga jam. Namun, ONE memutuskan untuk menarik tawaran pada Francis Ngannou," ujar Chatri.  

"Setelah menimbang beberapa hal, kami memutuskan untuk tidak memberikan tawaran terakhir," ucap Chatri.

Baca Juga

Satu organisasi akhirnya berani membayar nominal yang diinginan petarung berusia 36 tahun tersebut yakni Profesional Fighters League (PFL).

Kepastian itu diumumkan langsung oleh laman resmi media sosial Instagram PFL pada Selasa (16/05/23) lalu.

"The Predator Francis Ngannou sudah terikat dengan PFL," demikian pernyataan organisasi yang berdiri pada 2018 itu dalam akun media sosialnya.

PFL menyatakan Ngannou akan bertarung di Divisi PPV Superfight. Divisi ini menjanjikan bayaran yang tinggi. Para petarung di divisi ini pasti akan mendapatkan 50% dari total pendapatan sebuah event.

Secara rasio, jumlah bayaran itu pastinya lebih besar daripada yang didapatkan oleh para petarung di UFC. 

Sementara itu, Francis Ngannou sendiri saat ini memegang rekor cukup apik yakni 15-3-0 di UFC. Di mana tiga kekalahannya ia dapatkan saat takluk dari Zoumana Cisse (2013), Stipe Miocic (Januari 2018) dan Derrick Lewis (Juli 2018). 

Baca Juga
Ultimate Fighting Championship (UFC)Mixed Martial Arts (MMA)Francis Ngannou

Berita Terkini