Indonesia International Urban Sports Festival Kembali Digelar

Rabu, 16 November 2016 22:43 WIB
Penulis: May Rahmadi | Editor: Arief Rahman Hakim
© May Rahmadi/Indosport
Indonesia International Urban Sports Festival (IIUSF) telah berjalan selama tiga kali dalam kurun waktu tiga tahun beruntun. Copyright: © May Rahmadi/Indosport
Indonesia International Urban Sports Festival (IIUSF) telah berjalan selama tiga kali dalam kurun waktu tiga tahun beruntun.

Counterpain-IUSFF kembali menyelenggarakan kompetisi olahraga ekstrem, yakni skateboard, breakdance, BMX, streeet dance, dan aggresive skate. Ini adalah tahun ketiga secara berturut-turut. Sebelumnya penyelenggara membuat event ini di Batam pada 2014, dan di tempat yang sama seperti tahun ini pada 2015.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara yang dibalut dengan suasana festival ini juga menyajikan kompetisi basket dan fun climbing. Pada ajang kali ini, pihak penyelenggara menyediakan hadiah sebesar Rp220 juta.

Luli Berliana selaku Brand Manager Counterpain mengatakan, event olahraga ekstrem yang memiliki resiko cedera ini akan terbayar dengan menikmati meriahnya acara tersebut.

Hadiah sebesar Rp220 juta disediakan panitia dalam event Indonesia International Urban Sports Festival

"Counterpain sangat mendukung kegiatan positif anak muda Indonesia yang mempunyai semangat dan usaha ekstra untuk menunjukkan dengan bangga kemampuan yang mereka punya," kata Luli.

Di festival ini, AMPM Production selaku penyelenggara, menggandeng sejumlah organisasi terkemuka seperti Federasi Skateboard Indonesia, Asosiasi BMX Indonesia, Indonesia Aggresive Skate Association, dan BBOYIndo.

Event ini menggabungkan perlombaan olahraga, seni pertunjukan, bazar, dan hiburan musik. Generasi muda menjadi sasaran dari ajang tersebut.

Pada pertunjukan musik, IIUSF 2016 akan dimeriahkan dengan penampilan dari Tony Q Rastafara, The Upstairs, Regina Poetiray, Rosemary, DJ Moski Love serta band lokal lainnya.

Indonesia International Urban Sports Festival ajang bagi pecinta olahraga ekstrim untuk unjuk gigi.

Nikita Willy yang turut hadir dalam konferensi pers mengatakan, festival ini sangat menarik bagi para anak muda. Pasalnya, ajang ini terbentuk dengan menyesuaikan selera anak-anak muda Indonesia.

"Sangat menarik. Anak muda banget. Aku penasaran dengan olahraga ekstrem ini. No pain no game," ujarnya.

IIUSFF sendiri terbuka untuk umum. Dalam kompetisinya, peserta umum dan profesional tergabung menjadi satu. Namun, ada seleksi yang harus diikuti untuk para peserta umum sehingga kualitasnya tetap terjaga. Sedangkan para profesional memeriahkan acara ini dengan status undangan.

56