Menpora Apresiasi Dua Srikandi Tangguh Penakluk Lima Gunung Tinggi Dunia

Rabu, 25 Januari 2017 07:20 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© KEMENPORA
Menpora Imam Nahrawi, Fransiska Dimitri Inkiriwang, dan Mathilda Dwi Lestari, dua pendaki putri Indonesia yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi di Benua Antartika Gunung%2 Copyright: © KEMENPORA
Menpora Imam Nahrawi, Fransiska Dimitri Inkiriwang, dan Mathilda Dwi Lestari, dua pendaki putri Indonesia yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi di Benua Antartika Gunung%2

Apresiasi tinggi diberikan Menpora Imam Nahrawi kepada dua pendaki putri Indonesia Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23) yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Vinson Massif (4.892m), puncak tertinggi di Benua Antartika.

Hal itu disampaikan Menpora pada acara penyambutan kedatangan mereka dan konfrensi pers di lantai 21 Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) 1, Jakarta, Selasa (24/01/17) kemarin sore. 

"Apa yang kalian capai dengan berhasil mencapai puncak tertinggi Gunung Vinson Massif di Benua Antartika sangatlah luar biasa. Apalagi kalian menjadi srikandi pertama Indonesia yang berhasil mencapai puncak tersebut,” jelas Menpora Imam Nahrawi dilansir dari rilis KEMENPORA.


Menpora Imam Nahrawi berbincang dengan Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, dua pendaki putri Indonesia yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi di Benua Antartika Gunung Vinson Massif.

“Pemerintah ke depan Insya Allah akan memberikan support kepada para pendaki yang menjadi inspirasi pemuda dan pemudi di seluruh Indonesia. Kepada Bank BRI, saya juga ucapkan terima kasih telah memberi dukungan kepada para pendaki ini sehingga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih ke puncak Benua Antartika," tambahnya.     

Dua perempuan yang sama-sama mengenyam pendidikan di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung ini tergabung dalam organisasi pecinta alam Mahitala Unpar. Tidak hanya itu, mereka juga mencatatkan sejarah baru sebagai pendaki putri Indonesia pertama yang mencapai puncak tertinggi di Kutub Selatan tersebut.


Gunung Vinson Massif, gunung yang didaki oleh Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestar.

Keduanya dilaporkan mencapai puncak pada Rabu (04/01/17) pukul 23.48 waktu setempat atau Kamis pukul 09.48 WIB.

Dalam acara tersebut, kedua pendaki ini juga memberikan kesaksian bagaimana tantangan besar yang mereka alami selama mendaki gunung tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga memberikan tips bagaimana cara dirinya dapat bertahan saat sedang melakukan aksi yang dapat dikatakan berbahaya itu.


Gunung Vinson Massif, salah satu objek favorit oleh pendaki gunung.

"Untuk mencapai puncak banyak sekali tantangan yang harus kita lewati, dengan beban yang harus saya bawa seberat 50 kg, saya terus menyemangati diri saya, bahwa yakin bisa mencapai puncak, meskipun saat itu kondisi cuaca -33 derajat celcius," jelas Hilda.

Sebelum mendaki Vinson Massif, kedua mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unpar itu sudah menggapai puncak Carstensz Pyramid (4.884m) pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642m) 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5.895m) pada 24 Mei 2015, serta Gunung Aconcagua (6.962m) pada 1 Februari 2016.

Selanjutnya mereka akan mendaki Gunung Everest (8.848m) dan Denali (6.194m) di Alaska, AS untuk menjadi perempuan Indonesia pertama pendaki Tujuh Puncak Dunia.