Polemik Industri Rokok Jadi Sponsor Olahraga, Anggota DPR Buka Suara

Kamis, 7 November 2019 19:55 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© dprg.go.id/jaka/mr
Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot, buka suara soal industri rokok jadi sponsor olahraga. Copyright: © dprg.go.id/jaka/mr
Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot, buka suara soal industri rokok jadi sponsor olahraga.

INDOSPORT.COM - Polemik industri rokok jadi sponsor olahraga yang sempat mencuat di Indonesia membuat Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot, bertanya-tanya.

Menurutnya, komitmen industri rokok untuk memajukan dunia olahraga nasional patut dihargai. Pasalnya, saat ini semakin sulit untuk mencari sponsor untuk acara atau klub olahraga di Indonesia.

"Rokok memang merusak kesehatan, lalu apakah tidak layak menjadi sponsor olahraga. Di Indonesia justru perusahaan-perusahaan rokok yang menjadi sponsor utama, mana ada perusahaan kayu dan tambang mau jadi sponsor utama," ujar Adrianus Asia Sidot, dilansir dari laman resmi DPR.

Adrianus Asia Sidot pun memberikan contoh konkret bagaimana PT Djarum aktif mensponsori sektor olahraga bulutangkis nasional dengan menggelar ajang pencarian bakat para atlet belia.

"Kalau bukan Djarum yang membina bulutangkis kita, enggak ada juara Olimpiade dan All England dari Indonesia. Pisahkanlah antara rokok sebagai barang yang merusak kesehatan dengan komitmen mereka untuk membangun olahraga nasional," sambungnya lagi.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Komite Tinju Indonesia (KTI) itu mengibaratkan membangun olahraga nasional sama dengan membangun SDM Indonesia yang sehat.

Namun, ironisnya justru perusahaan-perusahaan rokoklah yang peduli mensponsori olahraga nasional. Perlu diadakan pembicaraan soal boleh tidaknya industri rokok menjadi sponsor, mengingat alokasi anggaran pemerintah pusat dan daerah sangat minim untuk pembinaan olahraga.

"Kalau kita tunduk pada seruan LSM-LSM internasional mengenai larangan peurusahaan rokok jadi sponsorship karena alasan kesehatan, sebetulnya bisa kita bicarakan lagi. Olahraga nasional hidup dari situ dan kalau dihentikan imbasnya sampai ke daerah," katanya lagi.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Adrianus Asia Sidot setelah membuktikan sendiri bahwa mencari sponsor ke berbagai perusahaan demi mendukung event olahraga itu sulit.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%