x

(VIDEO) 5 Olahraga Tradisional Asli Indonesia (Jilid I)

Minggu, 6 Desember 2015 12:26 WIB
Editor:

Kekayaan budaya membuat negara ini memiliki begitu banyak hal yang bisa dibanggakan ke negara lain. Maka tak mengherankan jika ada negara tetangga yang begitu bernafsu mengklaim budaya Indonesia yang begitu banyak. 

Kekayaan budaya Indonesia tidak hanya sebatas di bidang musik, pakaian tradisional, pakaian daerah, Indonesia juga memiliki banyak ragam olahraga tradisional. Namun sayangnya ragam olahraga tradisional kian ditinggalkan dan hampir punah. 

Berikut 5 olahraga tradisional asli Indonesia versi INDOSPORT: 


1. Behempas

Bagi masyarakat yang tinggal di Kalimantan tepatnya di Kutai, Kalimantan Timur mengenal olahraga tradisional bernama Behempas. Di Kutai, orang lebih banyak menyebutnya, Behempas Bantal. Secara harfiah, “behempas bantal” dapat diartikan sebagai memukul lawan hingga jatuh dengan menggunakan bantal. Sesuai namanya, senjata utama yang digunakan para petarung dadakan ini adalah bantal panjang seberat kurang lebih 1-2 kilogram. 

Olahraga ini dimainkan satu lawan satu. Setiap pemain menggunakan salah satu tangan untuk memegang bantal. Satu tangan yang lainnya tidak boleh digunakan dan harus diletakkan di bagian belakang tubuh. Meski sebatas olahraga tradisional, behempas sulit untuk dimainkan jika tidak memiliki strategi untuk menyerang lawan atau bertahan dari serangan. Di Behempas juga ada wasit yang bertugas mengatur jalannya pertandingan. 


2. Pencak Silat

Jika mengkaitkan apa yang dikatakan oleh antroplog, Koenjaraningrat bahwa nilai budaya yang berkembang di masyarakat memiliki konsepsi yang begitu bernilai dan berharga, maka bisa dikatakan bahwa pencak silat tidak hanya sekedar olahraga namun juga identitas budaya bangsa ini. 

Sebagai satu jenis olahraga beladiri, pencak silat memiliki aliran. Meski memiliki banyak aliran, kesemua aliran dalam pencak silat di negeri ini bertujuan untuk menciptakan pribadi yang rendah hati dan mampu memberi sumbangsih untuk bangsa. 

Olahraga pencak silat juga memiliki sejumlah aliran yang diikuti oleh atlet pencak silat. Aliran tersebut diantara, Silat Beksi H.Hasbullah, Persaudaraan Setia Hati Terate serta Silat Kijang Berantai. 


3. Pukul Manyapu

Di Indonesia bagian timur tepatnya di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku terdapat satu olahraga tradisional yang acapkali dimainkan mendekati bulan Ramadhan, olahraga tersebut ialah Pukul Menyapu. Menurut sejarahya, Pukul Sapu merujuk pada perjuangan Achmad Leakawa, atau yang lebih populer dengan nama Kapitan/Pimpinan Perang Telukabessy beserta anak buahnya, ketika menghadapi tentara Belanda dalam Perang Kapahala (1643-1646 M).

Para peserta yang hanya menggunakan celana pendek, ikat kepala, dan bertelanjang dada ini dibagi ke dalam dua kelompok dan berdiri berhadap-hadapan. Kedua kelompok tersebut secara bergantian akan menyabetkan lidi enau yang berada di genggaman masing-masing ke pinggang, dada, dan punggung peserta di hadapannya sampai lebam dan berdarah-darah. 

Untuk mengatur pergantian kelompok yang dicambuk dan kelompok yang menyambuk, para peserta mengikuti aba-aba dari koordinator upacara atau mengikuti alunan gendang. Pergantian juga bisa dilakukan bila peserta yang dicambuk telah terdesak hingga mendekati tempat penonton di pinggir lapangan.


4. Pasola

Jauh sebelum olahraga berkuda menjadi salah satu olahraga yang disukai saat ini, di Indonesia terdapat olahraga tradisional yang juga gunakan kuda sebagai instrumennya. Bagi masyarakat Sumba, NTT, tentu sudah mengenal olahraga Pasola. Seperti dkutip dari Indonesia Travel, Pasola merupakan atraksi perang yang dilakukan oleh dua kelompok dengan kuda. Setiap kelompok terdiri lebih dari 100 pemuda bersenjatakan tombak yang dibuat dari kayu berdiameter 1,5 cm dengan ujung yang tumpul. 

Pasola bukan sekadar pemainan adat, namun termasuk budaya masyarakat Sumba. Pasola berasal dari kata sola atau hola yang bermakna lembing kayu dalam bahasa lokalnya. Pelafalan kata tersebut dibubuhi awalan menjadi pasola, sehingga makna pun berubah menjadi permainan demi perekat jalinan persaudaraan.


5. Sepak Takraw

Sepak takraw merupakan permainan sepak raga yang telah dimodivikasi untuk dijadikan sebuah permianan yang kompetitif. Sepak raga sebagai dasar permainan sepaktakraw adalah olahraga permainan tradisional Indonesia dimainkan oleh 6 – 7 orang secara melingkar.

Sepaktakraw adalah menyepak bola dengan samping kaki, sisi kaki bagian dalam atau bagian luar kaki yang terdiri dari tiga orang pemain. Olahraga tradisional ini sudah merambah ke seluruh dunia dan sudah dimainkan di ajang SEA Games serta Asian Games. 

Pencak SilatSepak TakrawBehempasPasola

Berita Terkini