x

5 Spot Panjat Tebing Terbaik (Jilid II)

Rabu, 24 Februari 2016 14:30 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Tebing lembah Harau, tebing pantai Siung, tebing Uluwatu, tebing Citatah, tebing Carstensz Pyramide adalah beberapa tempat yang menyajikan sensasi alam yang menakjubkan sekaligus sebagai tempat untuk berolahraga khususnya panjat tebing.

Alam Indonesia yang kaya seakan terus memberikan pesonanya. Tak hanya lima tempat diatas, bagi anda yang suka berpetuang dan ingin mencoba sensasi rock climbing atau panjat tebing, spot seperti tebing Gunung Parang, tebing Ciampea, tebing Bongkok, tebing Bukit Kelam, dan tebing Bambapuang bisa menjadi pilihan untuk menyalurkan adrenalin.

Setelah menyajikan lima spot sebelumnyaNDOSPORT kembali menyajikan tempat-tempat terbaik untuk olahraga panjat tebing: 


1. Tebing Bambapuang

Gunung Bambapuang

Tebing yang terletak di desa Kotu, Enrekang, Sulawesi Selatan ini memiliki ketinggian 350 meter. Tebing ini sudah menjadi salah satu tebing favorit para pemanjat. Selain ketinggiannya yang cukup tinggi, jalurnya pun cukup menantang untuk di panjat. Bila anda ingin memanjat tebing ini, perlu dilakukan sejumlah persiapan yang khusus. Sebab untuk menyelesaikan satu jalur harus ditempuh dalam beberapa hari.


2. Tebing Bongkok

Tebing gunung bongkok

Tebing Bongkok didominasi oleh batuan andesit. Sudah ada tiga jalur pemanjatan yang tersedia disini, dengan ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar dinding 27 meter dan 25 meter. Tebing ini berada di desa Sukamulya, kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Bagi anda yang suka mendaki, di puncak Gunung Bongkok anda bisa menikmati Puncak Batu Tumpuk dengan pemandangan waduk Jatiluhur yang sangat indah. 


3. Tebing Bukit Kelam

Bukit Kelam

Bukit kelam adalah tebing dengan batuan andesit yang menjulang hingga ketinggian 900 meter dari permukaan laut, dan memiliki tebing vertikal setinggi 600 meter. Tebing ini terletak di Kecamatan Kelam permai, Kabupaten Sintan, Propinsi Kalimantan Barat.

Selain panjat tebing, Bukit Kelam memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata alam dan juga untuk lokasi terbang layang. Saat ini kawasan Bukit Kelam sudah direnovasi dan kawasan ini telah dijadikan sebagai Pusat Perkemahan Pramuka.


4. Tebing Ciampea

Tebing Ciampea

Tebing Ciampea terletak di desa Ciampea atau sebelah selatan pusat kota Bogor. Tebing ini memiliki ketinggian mulai dari 30 sampai 50 meter dan ada lima jalur pendakian yang sudah tersedia. Jalur pendakian Ciampea memiliki tingkat kesulitan yang cukup mudah, sehingga cocok di jadikan sebagai tempat latihan para pemula.

Selain itu anda juga dapat mencoba wisata sejarah di petilasan purbakala, Ciaruteun, kampung wisata Cinangneng di Desa Cihideung Udik. Lokasi ini menyediakan atraksi wisata suasana pedesaan, seperti aktivitas menanam dan memanen padi, membajak sawah dan atraksi hiburan kesenian tradisional Sunda. 


5. Tebing Gunung Parang

Gunung Parang

Terletak di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Tebing Gunung Parang merupakan tebing batu andesit tertinggi kedua di Asia. Selain itu, Tebing Gunung Parang juga termasuk dalam urutan 10 besar tebing alam tertinggi di dunia. Tebing ini memiliki tiga jalur panjat. Tower I, memiliki ketinggian 983 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan medan panjat lebih dari 700 meter. Tower II, hampir sama tinggi dengan tower I, dengan bentuk meruncing di bagian atas dan mirip senjata parang. Sementara Tower III lebih landai dan terlihat tumpul dari kejauhan.

Sudah lama keberadaan Gunung Parang menjadi salah satu tempat obyek wisata alam yang menyediakan kebutuhan untuk kegiatan wisata petualangan minat khusus, seperti rock climbing atau olahraga panjat tebing. Panjat tebing Gunung Parang pertama dipopulerkan pada tahun 1980 oleh team ITB dan Skygers. Sebelum dijadikan lokasi panjat tebing para pecinta alam, jalur panjat di lokasi ini sering dijadikan latihan perang oleh anggota TNI. 

Panjat Tebing

Berita Terkini