x

8 Perempuan Penting di Dunia Olahraga

Selasa, 8 Maret 2016 14:30 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Peran perempuan di dunia  profesional hingga saat ini masih kecil. Diakui atau tidak, mereka juga mendapat perlakukan kurang adil saat berkecimpung di dunia profesional.

Dalam pandangan penulis Prancis beraliran eksistensialisme, Simone de Beauvoir, perempuan merupakan Second Sex. Mereka adalah mahluk inferior yang berada dalam kuasa lelaki. 

Lelaki, terang de Beauvoir, dianggap sebagai manusia, sementara perempuan adalah seorang wanita. Kapanpun seorang perempuan berperilaku sebagai manusia, maka ia disebut meniru lelaki. 

Hal senada diungkapkan Soekarno dalam bukunya berjudul Sarinah-Kewajiban Wanita dalam Perjuangan Republik Indonesia. Menurutnya, sikap pengistimewaan terhadap perempuan justu menjadi belenggu pada perempuan itu sendiri. 

Perempuan kerap kali dianggap sebagai sesuatu yang berharga bak emas permata. Ia harus dijaga dan dilindungi, dimasukkan boks, dikunci dalam lemari besi agar terlindung dari tangan-tangan jahil. Hal ini justru yang membuat banyak perempuan berprestasi tak bisa unjuk gigi. 

Namun demikian, ada sejumlah nama yang mencuat dan tampil di pentas dunia. Mereka bahkan tampil memimpin di dunia olahraga, dunia yang aktivitasnya lebih banyak diisi para lelaki. 

Berikut INDOSPORT tampilkan beberapa diantaranya. 


1. Debbie Jevans

Jevans adalah seorang CEO Rugby Inggris. Ia berpangalaman menggarap perhelatan olahraga berskala internasional. Jevans menjadi Direktur Olahraga Olimpiade London dan Paralympic. 

Perempuan 53 tahun ini juga bertanggungjawab dalam penyelenggaraan Piala Dunia Rugby. Dalam kepemimpinannya, Jevans menempatkan 50 persen perempuan untuk menyukseskan pagelaran piala dunia itu. 

"Perempuan membentuk 50 persen populasi. Mengabaikan satu bakat yang dimiliki perempuan tak bagus untuk bisnis. Memasukkan banyak perempuan untuk mengisi posisi senior di industri olahraga bukanlah female thing, tapi hal yang seharusnya," katanya.


2. Stacey Allaster

Allaster adalah CEO Asosiasi Tenis Wanita Dunia, atau Women’s Tennis Association (WTA). Allaster adalah orang dibalik layar yang berperan penting meningkatkan hadiah uang yang diterima para petenis perempuan dunia saat ini. 

Tanpa perjuangannya, Serena Williams, Ana Ivanovic, atau Maria Sharapova tak akan mendapat bayaran setinggi saat ini. 


3. Sheila Johnson

Sheila adalah pengusaha dan salah satu pemilik tiga klub olahraga berbeda. Ia memiliki klub basket yang bermain di NBA, Washington Wizards. Klub hoki Washington Capitals, dan klub basket wanita Washington Mystics. '

Selain menduduki jabatan penting di tiga klub tersebut, Sheila juga merupakan CEO Salamander Hotels and Resorts. Ia menjadi wanita Amerika keturunan Afrika pertama yang dinobatkan sebagai jutawan. 


4. Lesa France Kennedy

Lesa adalah CEO International Speedway Corporation (ISC). ISC merupakan organisasi yang membawahi 13 sirkuit balapan paling mentereng di Amerika, termasuk Daytona. 

Ia juga menduduki posisi wakil presiden NASCAR dimana Kakek Lesa adalah pendiri NASCAR. Ia berperan penting dalam pengembangan bisnis yang menjadikan NASCAR sukses seperti saat ini. 


5. Laura Gentile

Laura menduduki posisi sebagai Wakil Presiden ESPN W, media olahraga khusus perempuan. Ia sukses membawa media ini menjadi salah satu media paling berpengaruh, meski awalnya hanya sebuah blog.

Sebelum menduduki posisi saat ini, Laura adalah Direktur Senior Manajemen Merk. 


6. Barbara Berlusconi

Para penggemar sepakbola, terutama fans AC Milan tentu tak asing dengan Barbara. Putri mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi ini merupakan CEO AC Milan, dimana ayahnya menjadi salah satu pemilik Rossoneri. 

Ia mulai masuk dalam daftar dewan direksi sejak 2011. Barbara juga menunjukkan daya saingnya saat menjadi CEO dan Wakil Presiden bersama Adriano Galliani. 


7. Moya Dodd

Moya adalah salah satu dari tiga perempuan pertama yang menjadi anggota eksekutif badan sepakbola dunia, FIFA. Ia memberi warna pada organisasi olahraga yang lebih banyak digemari oleh lelaki ini. 

Salah satu kebijakannya yang berpihak pada perempuan adalah penghapusan larangan berjilbab di lapangan hijau. Moya juga menyetujui pemberian dana untuk pengembangan sepakbola wanita di Australia.


8. Jeanie Buss

Bagi para pecinta basket NBA, nama Jeanie Buss tentu sudah familiar. Ia adalah presiden dan salah satu pemilik raksasa NBA, LA Lakers. Menurut Forbes, LA Lakers bernilai sekitar 1,35 miliar dollar. Sementara Business Insider memperkirakan LA Lakers bernilai 4,7 milyar dollar. Jeanie adalah salah satu orang yang menikmati kekayaan tersebut. 

Barbara BerlusconiIn Depth SportsHari Perempuan InternasionalWomen's DayDebbie JevansStacey AllasterSheila JohnsonLesa France KennedyLaura GentileMoya DoddJeanie Buss

Berita Terkini