3 Olahraga yang Ampuh Bakar Lemak di Tubuh Usai Lebaran
Saat perayaan Idul Fitri, salah satu hal yang paling disukai tentu saja tersajinya makanan-makanan yang mengundang selera untuk dilahap.
Sajian ketupat sayur lengkap dengan opor daging atau ayam, kacang mete, padanan kue seperti kastengel, nastar dan jenis makanan lainnya akan sangat disayangkan jika tidak kita lahap habis.
Lebaran usai, momok 'menyeramkan' pun akan menghampiri. Tidak lain tidak bukan ialah soal lemak tubuh yang akan semakin banyak, berat badan akan bertambah.
Bagi kaum hawa kondisi ini ialah pekerjaan rumah yang harus ditemukan solusinya. Sejumlah jenis olahraga bisa kita lakukan untuk menurunkan berat badan usai kalap melahap makanan khas lebaran.
Berikut 3 olahraga yang ampuh bakar lemak di tubuh usai santap makanan lebaran untuk pembaca setia INDOSPORT:
1. Aerobik
Lemak berlebih akan menyerang masyarakat usai hari raya Idul Fitri. Pasalnya di hari kemenangan, mayoritas masyarakat akan menyantap makanan secara berlebih.
Tidak hanya berat badan yang meninggi, ancaman penyakit kolestorel pun jadi hal mengkhawatirkan. Salah satu jenis olahraga yang paling ampuh untuk menurunkan berat badan pasca lebaran ialah Aerobik.
Menurut atlet binaragawan terkenal Ade Rai, aerobik cukup ampuh untuk mengurangi lemak di tubuh pasca lebaran. Namun butuh waktu kurang lebih 20 menit untuk tubuh mulai membakar lemak saat kita melakukan aerobik.
Ditambahkan Ade Rai, untuk latihan pertama di aerobik, masyarakat bisa langsung berlatih berat. Pasalnya kata atlet asal Bali ini selama lebaran asupan makanan lebh banyak gula, karenanya latihan beban berat bisa membakarnya.
2. Skipping
Selain aerobik, skipping juga jadi salah satu jenis olahraga yang ampuh untuk kurangi lemak usai lebaran. Olahraga skipping atau lompat tali yang dilakukan selama setengah jam mampu membakar 600 hingga 800 kalori.
Skipping membakar cadangan lemak yang disimpan dalam jaringan lemak. Hasil pembakaran lemak dalam tubuh akan dikeluarkan bersama keringat. Skipping juga melatih otot lengan, paha, betis, lutut dan dada.
Sebuah penelitian di Jepang menyebutkan bahwa skipping dapat menunda rasa lapar. Gerakan skipping akan mengganggu kerja hormon yang memerintahkan otak untuk kirim sinyal lapar. Dengan rajin skipping, nafsu makan akan lebih terkontrol dan membuat lemak usai lebaran akan terbakar maksimal.
3. Calisthenic
Calisthenic merupakan cabang olahraga dengan memaksimalkan kemampuan tubuh tanpa menggunakan peralatan bantu.
Gerakan-gerakan dasar di Calisthenic seperti lunge, jumping jacks bisa digunakan orang awam yang ingin bakar lemak usai lebaran. Pasalnya di gerakan-gerakan tersebut, dapat berfungsi untuk memaksimalkan otot tangan, paha, betis dan perut.
Kata 'Calisthenic' itu sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu 'kallos' yang berarti Beauty (cantik) dan Sthenos yang berarti strenght (kekuatan) dan merupakan seni olah tubuh dengan menggunakan berat tubuh untuk meningkatkan fisik seseorang.