Tak Sudi Bawa Bendera Olimpiade, Atlet Independen Justru Raih Emas
Atlet menembak asal Kuwait, Fehaid Deehani tidak bisa membawa bendera negaranya saat berkompetisi di Olimpiade 2016. Pasalnya, Kuwait diberikan suspensi oleh International Olympic Committee, IOC.
Tanpa kontingen, Deehani dan tujuh atlet lain berpartisipasi di Rio de Janeiro, Brasil.
Dengan determinasi dan fokus yang tak tergoyahkan, Deehani berhasil menorehkan sejarah pada cabang olahraga menembak. Dia adalah atlet independen pertama yang meraih medali.
Medali emas didapatnya setelah mengalahkan atlet Italia Marco Innocenti di duel final. Deehani sukses menembak 26 target sedangkan Innocenti hanya berhasil mencatat 24 target.
Pria 49 tahun itu berlutut seraya terharu menyelesaikan final menembak pada Rabu (10/08/16) kemarin.
Meski independen, Deehani tetap setia menjunjung tanah kelahirannya. Dilansir dari CBS Sports, IOC meminta Deehani membawa bendera Olimpiade saat upacara pembukaan tapi dia menolak.
"Saya lahir dari lingkungan militer. Ini membuat Saya teguh membela bendera Kuwait, tak mungkin Saya membawa bendera IOC," kata Deehani.
Deehani tercatat sebagai atlet Kuwait pertama yang memenangkan medali Olimpiade. Dia meraih perunggu pada Olimpiade Sidney 2000 dan London 2012.