3 Olahraga Alternatif Pendulang Medali Bila Bulutangkis Dihapus dari Olimpiade
Medali emas Indonesia datang dari cabang bulutangkis. Di mana pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menumbangkannya usai menaklukkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di babak final.
Sementara dua medali perak berhasil disumbangkan oleh dua lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni dari cabang olahraga angkat besi.
Dengan raihan medali emas yang diraih oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil mengembalikan kejayaan cabang bulutangkis menyumbangkan medali emas dalam Olimpiade.
Namun kini ada suatu dilema, ketika wacama penghapusan cabang bulutangkis dari ajang Olimpiade mencuat. Wacana itu rencananya bakal direalisasikan pada Olimpiade 2020 di Tokyo.
Bila hal ini benar-benar terjadi, tentu menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Pasalnya, sepanjang keikutsertaan Indonesia di ajang Olimpiade, cabang olahraga bulutangkis menjadi cabang olahraga pendulang emas terbanyak.
Setidaknya sudah tujuh keping medali emas disembahkan oleh cabang bulutangkis untuk Indonesia.
Kini INDOSPORT mencoba membedah akan cabang olahraga lain yang memiliki potensi sebagai pendulang medali emas. Hal ini sebagai antisipasi bila benar-benar dihapuskan di Olimpiade 2020.
1. Angkat Besi
Cabang olahraga angkat besi dapat menjadi cabang olahraga alternatif yang akan menjadi tumpuan Indonesia di Olimpiade.
Bukan tanpa alasan, bila olahraga angkat berat ini dapat menggantikan bulutangkis sebagai pendulang medali Indonesia di kancah olimpiade.
Sebab, olahraga angkat besi sudah memberikan kontirbusinya dengan menyumbangkan keping medali bagi Indonesia.
Setelah keping pertama disembahkan oleh lifter wanita Indonesia, Raema Lisa Rumbewas.
Lifter asal Papua ini berhasil menyumbangkan medali perak pertamanya di kancah Olimpiade Sydney tahun 2000 silam.
Tak hanya satu medali perak, angkat besi juga menyumbangkan dua medali perunggu lewat dua lifter wanita, Sri Indriyani serta Winarni Binti Slamet.
Semenjak olimpiade Sydney tahun 2000 silam, cabang olahraga angkat besi seakan tak berhenti menyumbangkan keping medali.
Setidaknya terakhir pada Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil angkat besi kembali menyumbangkan medali.
Melalui Eko Yuli serta Sri Wahyuni yang mempersembahkan medali perak.
2. Panahan
Olahraga Panahan juga dapat menjadi olahraga alternatif pendulang medali. Meski tak sementereng bulutangkis dan angkat besi, Panahan setidaknya telah menjadi olahraga pertama yang membuka kran perolehan medali Indonesia di Olimpiade.
Ya, melalui kecemeralangan penampilan tiga Srikandi pemanah Indonesia, Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani berhasil menorehkan sejarah.
Mereka berhasil menyabet medali perak di kancah Olimpiade yang berlangsung di Seoul Korea Selatan tahun 1988 silam.
Sayang, meski sebagai pembuka kran perolehan medali, Panahan hingga saat ini belum berhasil mempersembahkan medali kembali.
Diharapkan pada kancah Olimpiade Tokyo 2020 mendatang, olahraga yang mendalkan ketepatan dalam membidik ini dapat kembali mempersembahkan keping medali bagi Indonesia.
3. Pencak Silat
Olahraga Pencak Silat mungkin dapat dijadikan satu alternatif lain bila cabang olahraga bulutangkis benar-benar dihapus.
Olahraga beladiri asli Indonesia ini bukan tidak mungkin akan menjadi cabang olahraga andalan Indonesia untuk mendulang medali.
Keyakinan ini sendiri datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Bahkan pria yang kerap disapa Cak Imam ini, sudah sangat gencar membawa Pencak Silat dapat dipertandingkan di kancah Olimpiade.
"Insyaallah pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Pencak Silat akan secara resmi dipertandingkan, kita berharap dan mendorong agar pada tahun 2020 nanti, cabang olahraga pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade Tokyo."
Menteri Imam menjelaskan, pemerintah tidak pernah bosan mempromosikan olahraga asli Indonesia ini ketika ada kunjungan ke luar negeri.
Contohnya, lanjut Imam, saat dirinya berkunjung ke Suriname beberapa waktu lalu. Saat itu, Imam membawa serta pelatih pencak silat dan bulu tangkis.