Demi Rebut Emas, Polwan Cantik Ini Rela Cuti Berdinas
Sempat kesulitan mendapat izin penuh dari kesatuan Polres Tanahdatar di awal pelaksanaan TC Penuh persiapan atlet jelang PON, membuat Putri Anisa tak bersurut niat untuk turun di ajang PON Jabar 2016.
Putri harus rela hanya bisa berlatih tiga kali seminggu karena harus tetap membagi waktu dengan kedinasannya di Polsek Tanahdatar, Sumatera Barat.
Padahal Putri akan turun di kelas embu berpasangan yang mengutamakan keserasian gerak, teknik, dan fisik latihan bersama pasangannya. Namun dengan persiapan yang mini jelang pesta olahraga terbesar Tanah Air tersebut, Putri tetap yakin bisa memberikan yang terbaik.
"Dulu hanya bisa latihan bersama pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu saja," kata Putri.
Anak bungsu dari 8 bersaudara itu sudah bisa bernafas lega dengan keluarnya surat izin penuh dari Kapolres Tanahdatar. Menurutnya, hal itu sangat membantu untuk mematangkan persiapan jelang berlaga di Jabar, September mendatang.
“Saya sangat berterimakasih pada Kapolres AKBP Irfa Asrul Hanafi, SIK yang memberikan dukungan penuh untuk saya bisa tampil maksimal di PON nanti,” katanya.
Tampil untuk kedua kalinya di PON, lulusan kepolisian angkatan 2010 ini mengaku bertekad meraih medali paling bergengsi, yaitu medali emas. Sebelumnya, di PON 2012 Riau dia bersama pasangannya, Voni Suzendri, keduanya belum mampu meraih medali.
“Di Pra PON kami baru meraih peringkat empat. Namun, dengan latihan dan kerja keras saya yakin kami mampu meraih emas,” ujarnya.
Putri Anisa tetap berkeras diri untuk ikut ajang PON Jabar 2016 dengan persiapan keras.
Sebagai bentuk persiapan, Putri bersama kenshi lain sudah melaksanakan try out berupa latih tanding ke Solo beberapa waktu lalu. Di sana mereka latihan bersama dengan atlet dari Jogja dan juga Solo.
Dari try out yang dijalani tersebut, perempuan asli Solok ini mengaku banyak mendapat pelajaran dan bisa meningkatkan kemampuan jelang berlaga di PON Jabar 2016. Saat ini, fokusnya adalah mematangkan teknik dan keserasian bersama pasangannya.
Untuk persaingan di kelas embu berpasangan, Putri menyebut DKI Jakarta, Bali, Kaltim, dan tuan rumah Jabar akan menjadi saingan terberatnya untuk bisa meraih medali emas pertamanya di PON.
“Dengan berlatih ekstra dan tetap fokus kami tetap optimis menatap PON,” jelasnya.
Dia juga memiliki nazar mulia, yaitu memberangkatkan kedua orangtuanya ke Tanah Suci jika nanti di PON mampu meraih medali emas.
“Ini sudah menjadi cita-cita lama saya. Mudah-mudahan tahun ini bisa terwujud,” pungkas perempuan pemilik senyuman manis tersebut.