x

Sering Kerja Malam? Lakukan Tips Berikut Ini agar Tubuh Tetap Bugar

Sabtu, 26 November 2016 11:00 WIB
Editor: Joko Sedayu

Banyak orang memilih olahraga untuk menjaga pola hidup sehatnya. Dengan kegiatan olahraga badan seseorang diyakini akan terasa lebih fit. Selain itu, olahraga juga membuat badan lebih rileks serta bugar.

Namun bagi sebagian orang, mereka tidak dapat melakukan kegiatan olahraga karena terkendala berbagai hal, pekerja malam adalah salah satu contohnya. Orang yang bekerja pada malam hari tentu tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, karena pada pagi atau sore hari mereka biasanya memilih untuk beristirahat atau tidur.

Akan tetapi, sebenarnya ada olahraga ringan yang bisa dilakukan oleh orang yang bekerja pada malam hari. Berbagai gerakan sederhana dengan memanfaatkan keadaan sekitar disebut bisa membantu melepaskan ketegangan otot-otot badan.

Seperti apa bentuk olahraga ringan yang dapat dilakukan sambil bekerja? Berikut INDOSPORT mencoba mengulasnya untuk pembaca setia berdasarkan pengalaman salah satu penggerak komunitas Workout Embassy, Ferrari Mikola.


1. Lakukan Gerakan Dinamis

Ilustrasi.

Orang yang bekerja pada malam hari tentu sangat sedikit memiliki waktu untuk berolahraga. Oleh karenanya ada beberapa pilihan olahraga ringan, yang sebenarnya bisa dilakukan saat sedang menjalani pekerjaan.

Hal itu disinyalir sebagai pengganti waktu berolahraga dan tetap membuat tubuh dalam keadaan fit. Pilihan yang paling tepat adalah melakukan gerakan statis atau gerakan yang dilakukan tidak dalam posisi aktif.

"Untuk shift malam, pertama waktunya sendiri berbeda. Nah, tubuh kita kalau dalam istilah komputernya memang di-setting-nya untuk beraktivitas di siang hari. Karenanya untuk di shift malam, alangkah baiknya olahraganya tidak terlalu keras," ujar Ferrari Mikola dari komunitas Workout Embassy.

"Lakukan gerakannya dinamis, jadi untuk olahraganya ambil gerakan yang statis saja. Jadi lebih nge-save energy juga dan biar badannya gak kaget juga," sambungnya lebih lanjut.

Untuk melakukan olahraga dalam hal ini berbagai gerakan statis, Ferrari menyarankan agar mereka yang sering bekerja pada malam hari melakukan dengan bantuan benda disekitar. Kursi hingga tas bisa dijadikan alat untuk menunjang kegiatan tersebut.

Tujuan dari olahraga singkat itu sebenarnya bukan untuk membantu membentuk badan tetapi lebih ke menjaga fungsi otot.

"Kalau di kantor kan mungkin ada bangku, bisa juga pakai tas yang dibawa. Untuk yang di bangku bisa kita lakukan gerakan yang statis, misalnya hold (menahan posisi badan dalam gerakan tertentu). Tujuannya bukan untuk ngebesarin otot, tapi setidaknya menjaga biar ototnya tidak kendur lagi atau menciut," jelas Ferrari yang bersama komunitasnya sering melakukan sharing dengan masyarakat.

"Kita bisa lakuin bench, terus kalau misalnya bawa tas bisa dimanfaatin jadi latihan beban, bisa lakuin front leteral. Seperti di tempat gym saja, biasanya kita menggunakan dumbbell, nah tasnya bisa dimanfaatin sebagai penggantinya. Gerakannya sama aja, diangkat kedepan, atau divariasikan ke samping," tambahnya menjelaskan.


2. Lakukan Stretching, Gerakan Flexibility dan Cukup Istirahat

Ilustrasi

Peregangan (stretching) adalah latihan fisik yang merengangkan sekumpulan otot agar mendapatkan otot yang elastis dan nyaman. Hal tersebut biasanya dilakukan sebelum atau sesudah olahraga. Manfaat stretching adalah untuk meningkatkan suhu tubuh beserta jaringan-jaringannya.

Rupanya hal tersebut juga dinilai sangat penting untuk dilakukan sebagian orang yang sering masuk kerja pada malam hari. Selain melakukan stretching, hal lain yang disarankan adalah mencoba berbagai gerakan yang dapat membantu kelenturan badan.

"Bagusnya dibanyakin di stretching-nya, yaitu gerakan-gerakan meliuk-liuk seperti yoga, misalnya ada cobra pose. Intinya perbanyak gerakan flexibility. Agar badannya lebih fresh," ujar Ferrari Mikola dari komunitas Workout Embassy.

"Untuk mencegah cedera, caranya adalah dengan melakukan stretching. Selain untuk mengurangi risiko cedera, hal itu juga agar otot-ototnya tidak kaget. Karena sebenarnya perkembangan otot itu bukan saat kita berolahraga, tapi ketika kita istirahat. Jadi untuk yang shift malam lebih disarankan menjaga pola istirahatnya," jelas Ferrari.


3. Perhatikan Pola Makan

Ilustrasi.

Selain melakukan olahraga secara singkat atau sederhana, ada satu hal yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan yakni memerhatikan pola makan.

Untuk sebagian orang yang sering melakukan pekerjaan pada malam hari sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kafein. Hal itu dimaksudkan untuk membantu mata tetap terjaga.

"Untuk makanan sendiri harus disesuaikan, misalnya untuk lebih melek (terjaga) bisa di perbanyak mengonsumsi kafein, lalu buahnya bisa konsumsi pisang, lebih bagusnya kacang-kacangan," beber penggiat komunitas Workout Embassy, Ferrari Mikola.

Sementara untuk mengganti energy yang hilang, sangat dianjurkan untuk menkonsumsi makanan yang mengandung gula. Hal itu karena bekerja pada malam hari lebih banyak menyedot atau butuh perhatian ekstra lebih dibanding orang yang bekerja pada malam hari.

"Untuk yang beraktivitas di malam hari butuh lebih banyak energy kan intinya, dan energy ini bisa di dapat dari gula, mungkin bisa mengonsumsi cokelat," beber Ferrari.

Ask the ExpertKomunitas Workout Embassy

Berita Terkini