x

Bethany Hamilton, Si Cantik Korban Gigitan Hiu yang Jago Taklukkan Ombak

Kamis, 15 Desember 2016 20:29 WIB
Editor: Ramadhan

Di belahan bumi mana pun, masih banyak manusia yang mampu melanjutkan hidup meski serba kekurangan secara fisik. Mimpi dan semangat menjadi landasan utama sejumlah manusia yang kurang beruntung tersebut untuk merajut prestasi.

Hal itulah yang dialami oleh Bethany Hamilton, sosok wanita muda yang tetap membelah ombak lautan dengan berselancar, meski tak lagi memiliki satu tangannya. Ya, Bethany merupakan sosok peselancar cantik yang terus berjuang merajut mimpi meski sudah kehilangan satu tangan.

Kehilangan satu tangan justru membuat semangat wanita berusia 26 tahun itu semakin tinggi. Bethany terus tumbuh sebagai peselancar hebat dan menjadi idola.

Sejak masih bocah, wanita yang lahir di Lihue, Hawaii, Amerika Serikat itu memang sudah akrab dengan laut dan ombak. Bethany sudah sangat hebat berselancar saat usianya menginjak 13 tahun. Setiap pagi, Bethany bersama temannya Alana Blanchard, dan saudaranya kerap berlatih di laut.

Tak hanya itu, Bethany juga terus meningkatkan kemampuannya berselancar demi meraih mimpi untuk menjadi peselancar professional. Bahkan, Bethany pernah meraih gelar juara di Rell Sun Menehune (1998) dan NSSA kelas Open Women (2002).

Namun, mimpi Bethany sempat hampir direnggut setelah sebuah peristiwa mengerikan menimpanya yakni kehilangan satu lengan tangan akibat dimakan ikan hiu. Peristiwa tersebut terjadi saat Bethany masih berusia 13 tahun tepatnya pada 31 Oktober 2003.

INDOSPORT coba mengulas perjuangan heroik Bethany Hamilton yang tetap memilih melanjutkan hidupnya untuk berselancar meski hanya memiliki satu tangan.


1. Kehilangan Satu Tangan

Kala itu di pagi hari, Bethany dan teman dekatnya Alana, pergi ke laut untuk menjalani latihan berselancar di Tunnels Beach, Kuai. Ikut bersama Bethany, ada ayah dan kakak laki-laki Alana juga. Laut saat itu sangat tenang bahkan terlihat banyak penyu yang muncul.

Bethany dan yang lainnya sedang bersantai di atas papan selancar dan Bethany sendiri terlihat hanya mengayuh papan selancar dengan tangan kirinya.

Namun, Bethany yang tengah menunggu ombak, tiarap di atas papan seluncurnya. Tiba-tiba seekor hiu sepanjang 14 kaki menyerang tangan kirinya yang terjulur ke air secara membabi buta sehingga menyebabkan tangannya terputus di bawah bahunya.

Sesaat kemudian, Bethany pun langsung terjatuh dan air laut di sekitarnya langsung berubah menjadi warna merah.

Mengetahui kejadian itu, dengan cepat Bethany pun segera dilarikan ke rumah sakit Wilcox Memorial Hospital. Ketika Bethany dilarikan ke rumah sakit ia sudah kehilangan 60% darahnya dan ia menderita shock yang sangat berat.


2. Bangkit dan Kembali Berselancar

Bethany Hamilton

Setelah melalui tahap operasi, Bethany pun melewati masa-masa yang tak mudah. Ia mengalami trauma untuk kembali ke dalam air untuk berselancar. Namun, Bethany akhirnya nekat kembali lagi ke laut dan kembali memacu papan selancarnya di tengah ombak laut.

Menariknya, Bethany sendiri berselancar dengan papan yang sedikit dimodifikasi. Papan tersebut tampak lebih panjang dan tebal. Tak hanya itu, papan tersebut juga memiliki pegangan bagi tangan kanannya saat mendayung.

Misi Bethany adalah terus berusaha berlatih beban untuk memberikan kekuatan kayuhan kakinya yang diperlukan menggantikan peran lengannya yang hilang. Hal itu tentu agar ia bisa berselancar dengan seimbang dan kuat.

Usaha keras Bethany ternyata berbuah hasil. Semangat untuk bangkit membuat Bethany benar-benar tampil layaknya manusia normal yang tak memiliki kekurangan sedikit pun.

Pada Juli 2004, Bethany memenangkan “Best Comeback Athlete” dari ESPY Award. Ia juga menerima penghargaan khusus ’keberanian’ di Teen Choice Awards 2004.

Masih di tahun yang sama, Bethany meraih peringkat ke-5 Kejuaraan Nasional NSSA yang berlangsung di Australia. Tak hanya itu, setahun kemudian, Bethany semakin tangguh dan tak terbendung. Ia berhasil mengalahkan para peselancar normal di kejuaraan yang sama, dan tampil sebagai juara.

Gelar yang sama juga kembali diraih Bethany setahun kemudian di Amerika Serikat. Saat mulai merambah kelas professional, Bethany sempat menjuarai turnamen O'Neill Island Girl Junior Pro.

Bethany yang mulai mendapatkan semangatnya lagi dalam berselancar terus memacu dirinya untuk tampil di pentas profesional. Kali ini, Bethany tampil dengan dukungan sponsor. Pada tahun 2014 lalu, Bethany berhasil keluar sebagai juara Surf 'n' Sea Pipeline Women's Pro yang berlangsung di AS.


3. Bethany yang Menginspirasi

Bethany Hamilton dan keluarga.

Akhirnya, cerita heroik Bethany Hamilton benar-benar sangat menginspirasi banyak orang. Bethany juga mendapatkan banyak surat dari para fansnya yang merasa terinspirasi dari cerita dan perjuangannya.

Cerita perjuangan Bethany untuk bertahan hidup dengan kondisi kekurangan fisik hingga meraih prestasi akhirnya dituangkan menjadi sebuah film. Kisah nyata Bethany pun bisa dilihat dalam film berjudul Soul Surfer yang dirilis pada 8 April 2011 lalu dan diperankan oleh Anna Sophia Robb sebagai Bethany.

Bahkan Bethany sendiri berperan langsung sebagai stunt-man dalam film tersebut setiap ada adegan Bethany berselancar dengan satu tangan. Papan seluncur asli Bethany Hamilton yang dulunya merupakan papan yang digigit oleh ikan hiu tersebut sekarang dipajang di California Surfing Museum.

Video pendek kisah nyata perjuangan Bethany Hamilton:

SelancarBethany HamiltonLegenda Olahraga

Berita Terkini