x

Utut Adianto Jadi Wakil Ketua DPR, Ini 5 Mantan Atlet yang Juga Terjun ke Politik

Rabu, 21 Maret 2018 17:44 WIB
Editor:

Atlet catur legendaris Utut Adianto baru saja dilantik sebagai wakil Ketua DPR RI pada rapat paripurna di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta yang diselenggarakan kemarin Selasa (20/03/18).

Utut sebelumnya menjabat sebagai ketua Fraksi PDIP yang kemudian dilantik menjadi pimpinan tambahan sebagai Wakil Ketua DPRD pada sisa masa jabatan 2014-2019 sesuai dengan hasil revisi UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD.

Utut Adianto adalah seorang atlet catur kenamaan Indonesia yang sudah menjadi Grandmaster (GM) Indonesia berperingkat tertinggi di dunia saat ini. Pada usia 21 tahun ia telah meraih gelar grand master pertama. Utut juga memiliki Sekolah Catur Utut Adianto yang berdiri pada tanggal 1 Juli 1993 dan telah melahirkan beberapa pecatur nasional.

Baca Juga

Meski masih mengurus dunia catur, Utut rupanya juga terjun ke dunia politik melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak tahun 2008. Selain Utut, rupanya juga ada lima atlet yang terjun ke dunia perpolitikan Indonesia seperti berikut ini:


1. #1 Petenis Senior, Sri Rahayu 'Yayuk' Basuki

Anggota Komisi X DPR RI, yang juga legenda Tenis Indonesia, Yayuk Basuki.

Sri Rahayu Basuki atau kerap disapa Yayuk Basuki merupakan seorang petenis kawakan Indonesia yang memulai karier profesionalnya pada tahun 1990. Berbagai macam gelar bergengsi tenis tingkat dunia telah ia genggam, termasuk prestasi terbaiknya mencapai babak perempatfinal Wimbledon di tahun 1997.

Petenis yang berujul ‘The Jaguar of Asia’ itu kini telah pensiun dan menikmati karier politik di bangku DPR RI. Dilansir Merdeka, ia menjadi anggota DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2014-2019. Menjadi anggota dewan, dia bertekad mengembalikan kejayaan olahraga Indonesia di dunia internasional.


2. #2 Pelari Jarak Pendek, Emma Tahapari

Emma Tahapari.

Sosok wanita ini adalah salah satu pelari jarak pendek terkenal di tingkat Asia. Ia pernah mengalahkan rekor nasional untuk 400 meter putri dari yang sebelumnya 55,34 detik menjadi 46,00 detik pada ajang Kejuaraan Atletik Asean Cup di Manila tahun 1984.

Emma yang akrab disapa Intje itu bergabung menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan lolos ke Senayan dengan memperoleh suara tertinggi di dapilnya, Ambon. Masyarakat Maluku sangat mengenal Emma Tahapari, spesialis nomor 200 dan 400 yang juga istri penyanyi kondang Yopie Latul.


3. #3 'Sprinter' kondang Purnomo Mohammad Yudhi

Purnomo Muhammad Yudhi, mantan atlet sprinter.

Pria asal Purwokerto ini adalah sprinter di nomor 100 meter putra yang disebut-sebut sebagai manusia tercepat pada zamannya. Ia memecahkan rekor seniornya, Mohamad Sarengat, pada saat bertanding di Olimpiade Los Angeles 1984 dengan catatan waktu 10,30 detik lebih cepat dari yang dibuat Sarengat 10,40 detik.

Pada tahun 2010, Purnomo ditunjuk oleh KONI sebagai  ketua Indonesia Olympian Assosiation (IOA). Menurut Siar Batavia News, kemudian ia bergabung dengan Partai Gerindra menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019. Purnomo Mohammad Yudhi memperoleh 'kemenangan' relatif mudah pada Pileg 9 April lalu di daerah pemilihan (dapil)-nya, yakni Banten.


4. #4 Atlet Bulutangkis, Ricky Subagja

Kepala Sub Bidang Pelatnas PBSI, Ricky Subagja.

Selama berkarier sebagai atlet bulu tangkis, Ricky Subagja sudah banyak mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang. Pada masa kejayaannya, Ricky telah memenangkan 24 kejuaraan terbuka, termasuk gelar Indonesia Open. Ricky juga pernah menjadi juara dunia dua kali bersama Rudy Gunawan pada tahun 1993 dan Rexy Mainaky pada 1995.

Pada tahun 2017 ini, pria yang juga menjabat sebagai Kabid Pelatnas bulutangkis Indonesia ini mendaftarkan diri sebagai calon walikota (Cawalkot) Bandung. Menurut Tribun News, alasan Ricky mencalonkan diri sebagai Walikota karena ia ingin berperan aktif memperbaiki tanah kelahirannya.


5. #5 Pembalap, Moreno Soeprapto

Anggota Komis X DPR, Moreno Soeprapto.

Moreno Soeprapto lahir dari keluarga pembalap. Kakak kandungnya adalah pembalap ternama Ananda Mikola, dan ayahnya Tinton Soeprapto juga pernah berkarier sebagai pembalap. Ia pernah menjadi juara 3 dalam Asian Formula 3 Championship tahun 2004 dan juara 1 dalam Formula BMW Asia di Shanghai tahun 2004.

Pada tahun 2014, Morena akhirnya banting stir ke dunia politik dengan menjadi kader Gerindra. Ia pun melenggang ke Senayan menjadi anggota DPR RI periode 2014 – 2019 melalui dapil Malang.

Dilansir dari RilisID, sewaktu duduk di Komisi X DPR, Moreno ingin berupaya meningkatkan kesejahteraan atlet olahraga yang dinilainya masih sangat memprihatinkan. Dengan dirinya digeser ke komisi III, cita-cita Moreno untuk menyejahterakan atlet olahraga juga belum pupus.  

KONIRicky SubagjaUtut AdiantoYayuk BasukiDPR RICaturMoreno SoepraptoBerita Transfer

Berita Terkini