Gamers Wajib Tiru, Ini Tips Menjaga Kesehatan dari Atlet eSports
INDOSPORT.COM - Menghabiskan berjam-jam di depan layar komputer, para gamers juga ternyata patut menjaga kesehatan fisik agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti atlet e-sports profesional.
Atlet esports profesional biasanya menghabiskan waktu antara 12 dan 14 jam per hari untuk berlatih dan sisanya untuk makan atau tidak nyenyak. Gaya hidup ini bahkan dapat menyebabkan mereka menderita cedera serius.
Pada tahun 2014 misalnya, salah satu pemain DOTA 2 terbaik di Amerika Utara, Clinton “Fear” Loomis, pernah diserang penyakit tennis elbow, yakni kondisi keram karena penggunaan otot-otot tangan berlebihan.
Dilansir dari Iq Intel, pengaturan yang tepat menjadi penting untuk mengimbangi fokus atlet eSport karena akan melakukan gerakan berulang dalam turnamen rutin hampir sepanjang hari.
“Kebanyakan pemain yang bersaing di level tertinggi sudah berolahraga atau melakukan hal-hal untuk menjalani gaya hidup sehat,” kata pemain Starcraft 2, Samayan'BlinG Kay dari Team Dignitas.
Sementara itu, mantan pemain untuk tim League of Legends Cloud9, An “Balls” Van Le, mengatakan terlepas jadwal pelatihannya yang intensif, ia tidak pernah melewatkan sehari pun tanpa pergi ke gym.
"Itu memberi saya lebih banyak energi," katanya. “setelah sesi olahraga, saya merasa lebih terjaga untuk latihan bersama tim. Saya bisa berpikir lebih jernih," tutupnya.
Sebelum pertandingan serius, juga meningkatan dosis olahraganya dengan bersepeda selama dua jam sebelum pertandingan dimulai, untuk menurunkan tingkat kecemasan.
Terus Ikuti Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT