Iran dan Suriah Dilarang Bermain Game eSports League of Legends, Kenapa?
INDOSPORT.COM – Pemain yang berasal negara Timur Tengah seperti Iran dan Suriah dilarang bermain game eSports League of Legends (LoL) lantaran terkena imbas dari konflik dengan Amerika Serikat.
Negeri Paman Sam tersebut telah terlibat konflik dengan Iran dan Suriah selama puluhan tahun. Namun, siapa sangka ternyata permasalahan pelik ini berimbas ke ranah dunia game.
Pada pertengahan Juni 2019 ini, pemain League of Legends dari kedua negara tak dapat memainkan League of Legends hingga konflik antar negara yang telah terjadi mulai mereda.
Hal ini diketahui dari sebuah akun memberitahukan kabar tersebut di media sosial Reddit yang mengatakan League dari Iran tidak bisa mengakses game yang nge-hits di hampir seluruh dunia.
Melansir dari laman Revivaltv, saat masuk ke dalam client, mereka akan disambut dengan pesan yang menyatakan bahwa pemain dari negara Iran dan Suriah tidak bisa mengakses League of Legends dikarenakan hukum dan regulasi yang ditetapkan Amerika Serikat.
Larangan ini juga berlaku untuk semua server mana pun. Sehingga jika para pemain Iran atau Suriah ingin tetap bermain LoL harus menggunakan aplikasi VPN meskipun ancaman ping besar akan menanti.
Kebijakan ini tentunya juga membuat negara-negara yang tengah berkonflik dengan Amerika Serikat dibuat was-was lantaran khawatir akan mengalami nasib serupa dengan Iran dan Suriah.