x

Peralatan Cabor Menembak PON XX Papua Didatangkan dari Eropa

Senin, 2 November 2020 14:26 WIB
Kontributor: Sudjarwo | Editor: Herry Ibrahim
Ketua Bidang I PB PON Papua yang meliputi bidang Bidang Pertandingan, Bidang Arena, Bidang Peralatan dan Bidang Upacara, Yusuf Yambe Yabdi (Kanan) saat mengecek kondisi peralatan cabor menembak.

INDOSPORT.COM - Kesiapan Provinsi Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 mendatang terus digenjot. PB PON selaku panitia penyelenggara event empat tahunan itu terus mematangkan persiapan mereka dengan serius, salah satunya mempersiapkan pengadaan peralatan pertandingan di tiap cabang olahraga.

Tak main-main, peralatan cabang olahraga menembak bahkan jauh-jauh didatangkan dari tiga negara Eropa, yakni Swiss, Perancis dan Jerman sejak akhir September lalu. Kini, peralatan-peralatan tersebut siap di kemas dan di kirim ke Pelabuhan Jayapura, Papua.

Peralatan dan perlengkapan cabor menembak itu sementara ditampung di Gudang PT Lokta Karya Perbakin, Yayasan Harapan Ibu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Seluruh peralatan itu telah diperiksa kondisinya oleh Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) PB PON, Polda dan Inspektorat Papua.

"Peralatan tinggal didistribusikan ke Jayapura dalam dalam waktu dekat, tetapi sebelum dikirim harus diperiksa dulu," ujar Kepala Teknisi Electronic Scoring Target (EST) PT Lokta Karya Perbakin, Gunawan, dalam rilis Humas PB PON yang diterima INDOSPORT, Senin (02/11/20).

Baca Juga
Baca Juga

PT Lokta Karya Perbakin merupakan perusahaan pengimpor dan distributor senjata untuk anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) dan sudah dipercayakan menjadi perusahaan pengadaan peralatan untuk perhelatan event olahraga PON XVII 2008 Kalimantan Timur, Sea Games 2011 Jakarta-Palembang, PON XIX 2016 Jawa Barat, Asian Games XVIII 2018 Jakarta-Pelambang dan Asian Paragames 2018 Jakarta.

Sejumlah peralatan menembak tersebut di antaranya Mesin Sarana Elektronic (10 Meter) sebanyak 40 Set, Mesin Sarana Elektronic (25 Meter) sebanyak 45 Set, Mesin Sarana Elektronic (50 Meter) sebanyak 35 Set, Mesin Sarana Elektronic (300 Meter) lengkap dengan cross fire delection sebanyak 10 Set, Mesin Sarana Running Target EST sebanyak 2 Set, dan mesin sasaran pelontar shotgun sebanyak 1 Set.

Plus Front Mask Sasaran 25 M Precision/Rapid sebanyak 90 pcs, Front Mask Sasaran 50 M Precision/Rapid sebanyak 70 pcs, Front Mask Sasaran 300 M Precision/Rapid sebanyak 10 pcs. Paper Roll 10 M, Final Hall sebanyak 200 Roll, Clay Qualification 50.000 pcs dan clay final 10.000 pcs.

Selain peralatan pertandingan, Gunawan menjelaskan, perlengkapan wasit sebanyak 9 item dari Jerman juga sudah tiba di Jakarta, seperti Stiffines Measurement Device 1 set, Thickness Measurement Device 1 set, Riffle Jacket Overlap Device 1 set, Shoe Sole Flexibility Testing Device 1 set, Rifle Template 1 set, Measuring Box (25 M Pistol) 1 set, Measuring Box (Air Pistol) 1 set, Tringger Weight 1000 gr (25 M pistol), Tringger Weight 500 gr (10 M pistol).

“Semua barang sudah berada di gudang, tinggal dikirim ke Jayapura, kalau sudah tiba di Jayapura akan diperiksa kembali sebelum dipasang di lokasi venue, kami juga sudah sewa ruko di Jayapura untuk tampung semua peralatan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Bidang I PB PON Papua yang meliputi bidang Bidang Pertandingan, Bidang Arena,  Bidang Peralatan dan Bidang Upacara, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, dalam persiapan PON memiliki beberapa fungsi untuk bagaimana optimalisasi pengadaan peralatan yang akan dipergunakan pada multi event empat tahunan tersebut.

Baca Juga
Baca Juga

Yusuf Yambe menuturkan, PON XX Papua akan mempertandingan 37 cabang olahraga (cabor), 56 disiplin cabor, 679 nomor pertandingan/perlombaan. Dari 56 disiplin cabor itu, PB PON Papua mendapat tanggungjawab menyediakan peralatan 19 disiplin cabor, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bertanggung jawab menyediakan peralatan 37 disiplin cabor.

“Kami sangat bersyukur dari 19 disiplin cabor, peralatan menembak menjadi yang pertama tiba di Jakarta dan akan dikirim ke Jayapura. Proses pengadaan peralatan membutuhkan waktu sesuai kontrak minimal 150 hari. Sehingga kami berharap kepada teman-teman di bidang peralatan untuk memacu jadwal pengadaan peralatan, sehingga semua peralatan bisa masuk di masing-masing klaster paling lambat pada bulan Juli 2021 mendatang," ujarnya.

Dengan demikian, masih ada waktu bagi KONI Papua masih bisa melakukan tes event. Disamping peralatan, kata Yusuf Yambe, PB PON juga mempunyai tanggungjawab untuk menyediakan perlengkapan 56 nomor disiplin, ini menjadi tanggungjawab besar yang harus dikerjakan oleh koordinator bidang peralatan bersama staf agar perlengkapan bisa segera diadakan.

“Kami juga sudah bicara dengan ketua harian bahwa semua peralatan itu sudah harus terkontrak di bulan Januari, karena estimasi kita barang semua sudah masuk di venue pada bulan Juli, Jika kontrak terlambat maka pelaratan pasti akan mengalami keterlambatan,” pungkasnya. 

Asian Games 2018Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)PapuaPON XX 2020Koni PapuaPON Papua

Berita Terkini