x

Jelang Olimpiade Tokyo, Pemerintah Australia Pertimbangkan Vaksinasi Atlet

Sabtu, 17 April 2021 08:05 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor: Nugrahenny Putri Untari

INDOSPORT.COM - Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk melakukan vaksinasi bagi para atlet. Rencana tersebut dicanangkan jelang Olimpiade Tokyo tahun ini.

Ajang bergengsi Olimpiade Tokyo rencananya akan dilangsungkan pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. Melihat waktu pelaksaannya yang semakin dekat, pemerintah Australia akhirnya mencari cara untuk melindungi para atletnya dari bahaya virus corona Covid-19.

Vaksinasi bisa jadi langkah tepat yang harus diambil. Dilansir dari abc.net.au, saat ini pemerintah Australia sedang berdiskusi dengan Komite Olimpiade Australia (AOC) untuk mewujudkan hal itu.

Baca Juga
Baca Juga

Mereka tengah berunding mengenai waktu yang tepat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 bagi para atlet yang akan berjuang di Olimpiade Tokyo.

Rencananya akan ada 480 atlet dan 500 staf yang akan ikut bertandang ke Jepang. Di sisi lain, Jepang kini sedang dalam cengkeraman gelombang ke-4 virus corona.

Ada lebih dari 36.000 kasus virus corona aktif di negara tersebut. Toshihiro Nikai, sekjen Partai Demokrat Liberal, mengatakan Jepang mungkin harus 'menyerah' untuk menggelar Olimpiade Tokyo.

Baca Juga
Baca Juga

Melihat keputusan yang masih simpang siur, Richard Colbeck selaku Menteri Olahraga Australia menyarankan agar pemerintah benar-benar mengkaji soal wacana vaksinasi.

Pasalnya, jika turnamen bergengsi tersebut dibatalkan, jatah vaksi para atlet Australia bisa dialokasikan kepada para lansia yang lebih membutuhkan.


1. Prioritas Vaksin untuk Atlet Jadi Perdebatan

Jelang Olimpiade Tokyo, proritas vaksin untuk atlet jadi perdebatan.

"Pemerintah sedang berdiskusi dnegan AOC atas rencana prioritas vaksinasi untuk semua atlet Olimpiade dan staf pendukung," ujar Richard Colbeck.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara AOC berusaha menjelaskan mengapa atlet dan staf pendukung harus menerima vaksin sebelum atlet lain dalam kelompok prioritas yang lebih tinggi.

"Tim Olimpiade Australia akan melakukan perjalanan ke luar negeri dalam tiga bulan mendatang. Diskusi kami dengan pemerintah berkisar pada bagaimana persyaratan ini berada dalam kerangka peluncuran pemerintah, dengan mempertimbangkan risiko kesehatan dan kesejahteraan atlet," kata mereka.

"Kami pikir itu adalah kepentingan terbaik para atlet Australia agar dapat tiba di Tokyo dengan selamat dan kembali dengan selamat. Vaksinasi merupakan unsur penting dalam ambisi itu," sambungnya lagi.

Meski demikian, wacana tersebut masih jadi perdebatan. Pasalnya, ada pihak lain yang berpendapat agar para lansia jadi prioritas utama vaksin sebelum para atlet.

AustraliaOlimpiade Tokyo 2020Berita OlahragaVirus Corona

Berita Terkini