x

Tak Disebut Sebagai Calon Tuan Rumah Olimpiade 2032, Indonesia Tetap Pede

Sabtu, 12 Juni 2021 12:25 WIB
Penulis: Martini | Editor: Indra Citra Sena
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

INDOSPORT.COM - Indonesia mengajukan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang, namun kalah start dari Brisbane (Australia). Meski begitu, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) tetap optimistis terpilih.

Indonesia masih mengajukan untuk masuk dalam bidding tuan rumah Olimpiade 2032, dengan status Continous Dialogue. Di sisi lain, Brisbane sudah selangkah lebih maju, bahkan mengantongi status Preferred Host.

Namun, perjuangan belum berakhir karena keputusan mutlak baru dapat dipastikan kalau Brisbane menang dalam pemungutan suara oleh anggota IOC pada Sesi IOC ke-138 di Tokyo, Jepang, 21 Juli mendatang.

Dalam jumpa pers di markas besar IOC, Lausanne, Kamis (10/6/21) waktu Swiss atau Jumat (11/6/21) dini hari WIB, Presiden IOC, Thomas Bach, mengumumkan hasil rapat Dewan Eksekutif IOC soal host Olimpiade.

Baca Juga
Baca Juga

Salah satu poin penting yang disebutkan Bach adalah keputusan untuk membawa Brisbane dalam pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032, sesuai rekomendasi dari Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan.

Mendengar pernyataan tersebut, Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, lantas menghormati keputusan IOC, meski tetap optimistis Indonesia bisa masuk sesi bidding.

“Kami menghargai putusan IOC. Namun, seperti penjelasan dari Komisi Tuan Rumah Olimpiade Masa Depan dalam dialog terakhir, menyebutkan bahwa posisi Brisbane masih bisa gagal bila tidak terpilih dalam voting,” ujar Raja Sapta Oktohari.

"Saya atas nama NOC Indonesia dan INABCOG (panitia persiapan di Indonesia) memastikan bahwa kami akan berjuang hingga titik akhir," cetusnya.


1. Didukung Asia

Logo Olimpiade

Sekitar 100 anggota bakal menghadiri Sesi IOC yang digelar dua hari sebelum acara pembukaan Olimpiade 2020 Tokyo, di mana Indonesia juga memiliki suara lewat Menteri BUMN Erick Thohir sebagai anggota IOC.

“Kami yakin anggota IOC mengedepankan keadilan. Indonesia memiliki wakil yaitu Pak Erick. Dia memiliki hak suara di Sesi IOC nanti. Kami juga akan terus menggalang dukungan untuk tampil sebagai negara ASEAN pertama yang menjadi tuan rumah Olimpiade," tutur Okto, sapaan akrabnya.

"Kami mendapat dukungan dari negara-negara ASEAN dan Asia. Kami yakin perjuangan belum berakhir karena Indonesia memiliki semua syarat yang ditetapkan IOC, baik master venue plan, legacy, bahkan SDG," pungkas Raja Sapta Oktohari.

Baca Juga
Baca Juga

Selain Brisbane (Australia) dan Indonesia, setidaknya ada empat kandidat lain yang juga membidik status tuan rumah Olimpiade 2032, yaitu Jerman, Hungaria, Qatar, dan Unifikasi Korea.

AustraliaErick ThohirOlimpiadeInternational Olympic Committee (IOC)Komite Olimpiade IndonesiaRaja Sapta OktohariBerita Olahraga

Berita Terkini