Aksi Surfing Keren Rio Waida, Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
INDOSPORT.COM – Peselancar Rio Waida memamerkan skill keren jelang mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.
Rio Waida menjadi salah satu dari 28 atlet Indonesia yang akan berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang.
Rio sendiri menjadi satu-satunya peselancar Indonesia yang akan tampil di ajang pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. Ia lolos dalam kategori shortboard putra.
Menjadi satu-satunya wakil Indonesia di cabang olahraga surfing (selancar), Rio Waida tentu mempersiapkan diri sebaik mungkin demi mengharumkan nama bangsa.
Peselancar muda berusia 21 tahun itu rutin berlatih dan memamerkan skill berselancarnya melalui akun Instagram pribadinya bernama @riowaida_
Dalam sejumlah unggahannya, Rio Waida nampak begitu mahir saat memutar papan dan mengendarai ombak dengan begitu memukau saat latihan.
Ia juga bahkan begitu lancar mengontrol papan selancarnya saat melewati terowongan ombak yang nyaris membuatnya terjatuh. Namun berkat keseimbangannya, ia mampu bertahan dan menyelesaikan aksinya.
1. Rio Waida Incar Medali Emas
Sama seperti atlet dan cabang olahraga lainnya, Rio Waida juga tentu mengincar medali emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020, meski harus bersaing dengan peselancar elit dari berbagai penjuru dunia.
Asosiasi Selancar Internasional (ISA) melalui laman resminya telah mengumumkan bahwa Rio berhak mengamankan tiket menuju Olimpiade Tokyo 2020 pada 6 Juni lalu.
Rio Waida sendiri sempat meraih predikat peselancar terbaik kedua dari Asia meski saat itu berada di peringkat kesembilan di World Surfing Games 2019, di Miyazaki, Jepang.
Sebenarnya tempat tersebut sudah diraih oleh Shun Murakami dari Jepang. Namun Negeri Sakura kembali meloloskan dua atletnya yakni Murami dan Hiroto Ohhara di ISA World Games 2021 di El Salvador yang digelar pada 29 Mei- 6 Juni.
Maka satu slot milik Shun Murakami di Word Surfing Games 2019 diberikan kepada Rio Waida, yang menjadi peselancar dari zona Asia terbaik kedua.
Pasalnya, pada ajang tersebut empat atlet putra dan putri yang memiliki poin tertinggi dari masing-masing kontinental, yakni Afrika, Asia, Eropa, dan Oseania berhak mendapat tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.