Lewis Hamilton Tolak Lempar Handuk
Saat ini Hamilton tertinggal 29 poin dari Rosberg. Perbedaan poin itu adalah yang terbesar sejak musim ini dimulai.
Hamilton pun melihat GP F1 Italia di Monza pada akhir pekan ini bisa menjadi momentum kebangkitannya memangkas defisit poin dari Rosberg.
"GP (F1) Italia selalu berarti spesial buat saya, karena di sana saya punya banyak kenangan terutama pada awal karier saya," ucap Hamilton yang dilansir Crashnet. "Kejuaraan balap mobil karting banyak diselenggarakan di Italia dan di sanalah saya dan Nico bertemu, kemudian rivalitas di antara kami pun bermula."
Pada GP F1 Belgia 2014 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Rosberg berhasil finish pada posisi kedua, sementara Hamilton gagal menyelesaikan lomba. Karena itu, pebalap Inggris itu melihat peluang terbuka lebar di Italia demi memepetkan jarak dengan Rosberg.
"Monza adalah sirkuit bersejarah dan menang di sana memunculkan perasaan spesial. Saya punya pengalaman itu pada 2012 dan adalah sebuah hal yang menyenangkan kalau saya bisa mengulangi pada 2014," tegas Hamilton.
"Musim lalu, kami berjuang saat lomba itu, namun kami memiliki mobil fantastis tahun ini dan saya yakin kami dapat membayar kegagalan saat ini," tukas Hamilton kemudian. "Satu hal yang saya selalu suka saat membalap di Monza adalah fans. Mereka sangat antusias terhadap dunia balap dan atmosfer di sekitar tempat itu luar biasa, terutama di podium. Harapannya, kami dapat menghadiahi mereka dengan tontonan lomba yang menarik."
Hamilton pun berjanji akan tampil maksimal. "Tujuan saya pada akhir pekan ini tentu mendekatkan jarak angka pada klasemen pebalap. (Perbedaan poin) kali ini adalah yang terbesar sejak awal musim ini, namun segalanya bisa terjadi pada olahraga ini. Saya tak menyerah sampai bendera finish berkibar di Abu Dhabi dan lagipula masih banyak poin yang diperebutkan di sana. Jadi, semuanya masih jauh dari kata selesai," tandas Hamilton.