Usai Alex Marquez dan Johann Zarco, Kini Giliran Jorge Martin Dibawa ke Rumah Sakit Usai Crash di Sirkuit Catalunya
INDOSPORT.COM - Jorge Martin kembali mengalami insiden serius setelah terjatuh dalam sesi tes resmi MotoGP Catalunya pada Senin sore (18/05) waktu setempat. Pembalap Aprilia itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan setelah kecelakaan terjadi di Tikungan 7 Sirkuit Barcelona.
Insiden tersebut menambah rentetan akhir pekan buruk yang dialami juara dunia MotoGP 2024 itu di Catalunya. Sepanjang rangkaian balapan, Martin tercatat sudah lima kali terjatuh sebelum kembali mengalami kecelakaan saat tes pasca-balapan berlangsung.
Tim medis awalnya membawa pembalap asal Spanyol itu ke pusat kesehatan sirkuit untuk pemeriksaan cepat. Setelah evaluasi pertama tidak menemukan indikasi patah tulang, Martin tetap dirujuk ke Dexeus University Hospital di Barcelona untuk tes lanjutan.
Aprilia sempat merilis pernyataan resmi terkait kondisi pembalap andalannya usai kecelakaan tersebut. Mereka menjelaskan pemeriksaan difokuskan pada bagian siku kiri dan kaki kanan yang sempat dikhawatirkan mengalami cedera serius.
“Setelah kecelakaan di Tikungan 7, Jorge Martin dibawa ke pusat medis sirkuit untuk pemeriksaan, terutama pada siku kiri dan kaki kanan,” tulis pernyataan Aprilia dikutip dari TNT Sports. Pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya patah tulang yang terlihat secara kasat mata.
Meski hasil awal cukup melegakan, tim medis memutuskan membawa Martin ke rumah sakit demi memastikan kondisinya secara menyeluruh. Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi mengingat kerasnya benturan yang dialami pembalap berusia 28 tahun tersebut.
Beberapa jam kemudian, Aprilia memberikan pembaruan yang jauh lebih menenangkan bagi seluruh pendukung Martin. Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan tidak ditemukan patah tulang pada tubuh sang pembalap.
“Setelah menjalani serangkaian tes di Dexeus University Hospital Barcelona, tidak ditemukan adanya patah tulang pada Jorge Martin,” demikian pernyataan resmi lanjutan dari tim pabrikan Italia tersebut.
Kecelakaan Martin sempat membuat sesi tes dihentikan sementara dengan bendera merah. Petugas medis memberikan penanganan langsung di lokasi sebelum akhirnya membawanya keluar lintasan menuju pusat medis sirkuit.
Akhir pekan Catalunya memang menjadi salah satu momen paling berat dalam karier Martin musim ini. Ia dua kali terjatuh saat latihan bebas pada Jumat, lalu kembali mengalami crash saat kualifikasi, sprint race, dan balapan utama Minggu.
Pada sprint race Sabtu, Martin terjatuh saat sedang menempati posisi keenam. Sehari berselang, ia kembali mengalami insiden usai bersenggolan dengan Raul Fernandez di Tikungan 10 ketika sedang berusaha menembus posisi podium.
Serangkaian kecelakaan itu membuat Martin gagal memaksimalkan peluang memperkecil jarak klasemen dari rival-rival utamanya. Situasi semakin merugikan karena Marco Bezzecchi tampil kurang maksimal dan Marc Marquez absen akibat operasi bahu.
Meski begitu, Martin masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara MotoGP musim ini. Ia kini tertinggal 15 poin dari Bezzecchi yang masih memimpin perburuan gelar juara dunia.
Martin juga menjadi pembalap ketiga yang harus menjalani pemeriksaan rumah sakit selama akhir pekan di Catalunya. Sebelumnya, Alex Marquez dan Johann Zarco juga mengalami insiden mengerikan pada balapan utama Minggu.
Alex Marquez bahkan dipastikan harus menjalani operasi setelah kecelakaan keras saat bertabrakan dengan Pedro Acosta. Pembalap BK8 Gresini itu terlempar ke area gravel dan mengalami cedera cukup serius.
Tim BK8 Gresini mengonfirmasi Alex mengalami patah tulang marginal pada ruas leher C7 dan patah tulang selangka kanan. Cedera tersebut mengharuskannya menjalani operasi pemasangan pelat penyangga di Hospital General de Catalunya.
Sementara itu, balapan utama Catalunya akhirnya dimenangkan Fabio Di Giannantonio yang tampil luar biasa bersama Ducati VR46. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Di Giannantonio sejak 2023 sekaligus menegaskan statusnya sebagai pembalap Ducati terbaik musim ini.