Pimpin FP2, Lewis Hamilton Tak Puas
Fernando Alonso sempat menjadi yang tercepat pada FP1 GP F1 Singapura 2014, dengan mengungguli Lewis Hamilton. Namun, keadaan itu berbalik setelah jeda dua jam.
Pada sesi FP2, Hamilton melejit dan akhirnya jadi yang tercepat. Pebalap Inggris berusia 29 tahun itu unggul 0,133 detik atas Alonso yang harus puas duduk sebagai runner-up.
Saat ditanya apakah puas dengan kinerja tunggangan Mercedesnya, Hamilton menjawab, "Tidak, tapi semua sedang dalam pengerjaan."
"Kami membuat perubahan antara FP1 dan FP2, dan kemudian saya tak tahu apakah ada sesuatu pada trek atau apa pun yang membuat keseimbangan menjadi lebih sulit. Kami akan melihat detail apa yang terjadi, jadi saya pikir kami kehilangan sedikit performa saya pada musim ini," papar Hamilton panjang lebar di laman Crashnet.
Masih dari Hamilton, strategi akan berperan krusial saat sesi balapan GP F1 Singapura pada Minggu (21/09/14). Dia berkaca pada taktik sekali masuk pitstop pada GP F1 Italia pada beberapa waktu lalu.
"Trek panjang tak jadi masalah, namun saya harus mengatasi banyaknya kendaraan dan itu tak ideal, karena Anda harus memperlambat kendaraan dengan pebalap di depan. Itu berpengaruh pada performa ban apakah masih dapat dipakai satu lap lagi atau tidak," urai Hamilton di laman Crashnet.
"Semua akan sulit, setidaknya kami akan menjalani satu pitstop pada akhir pekan ini, di mana itu akan jadi hal yang bagus," tandas dia kemudian.
Meski masih tak merasa nyaman dengan tunggangan Mercedes, Hamilton mengatakan kepentingan utama adalah mempercepat torehan waktu selama dua sesi FP itu.
"Mungkin itu akan jadi sedikit lebih penting di sirkuit ini, di mana membutuhkan performa ban dan setingnya. Kalau kehilangan waktu, itu seperti kehilangan kepercayaan diri, sulit dikembalikan. Jadi, sebuah hal yang bagus kami bisa melalui (sesi FP) Jumat tanpa masalah dan harapannya dalam dua hari ke depan masih berlaku hal yang sama," papar Hamilton.