Hamilton Tak Suka Double Point di Abu Dhabi
Untuk pertama kali sepanjang sejarah F1, aturan double point akan diberikan kepada para pebalap yang berhak mendapatkan poin.
Mercedes berpeluang mempertandingkan dua pebalap mereka, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, untuk gelar Juara Dunia F1 tahun ini. Hamilton sementara unggul 17 poin atas Rosberg dan pebalap Inggris itu berhak atas posisi puncak.
Rosberg mengaku senang dengan aturan double point di Abu Dhabi, karena dia dapat melejit dari posisi runner-up dan melampaui posisi Hamilton.
Apa yang dirasakan pebalap Jerman berkebalikan dengan Hamilton. Dia tak suka dengan aturan poin ganda di Uni Emirat Arab.
"Saya pikir pertanyaanya adalah, apakah itu adil?" tutur Hamilton beretorika seperti dikutip dari laman Planet F1. "Aturan itu pertama kali diberlakukan. Apakah saya setuju? Saya tak tahu kalau semua orang menyetujui atau tidak (aturan) itu, tapi itu telah menjadi regulasi dan Anda harus menjalaninya."
Pebalap berusia 29 tahun itu mengaku akan sangat sedih jika kehilangan gelar kampiun F1 musim ini, karena aturan poin ganda pada seri terakhir.
"Sungguh menyesakkan kalai itu terjadi. Sangat menyesakkan," tandas Hamilton. "Tapi, saya akan keluarkan energi negatif itu dari sana. Saya akan lakukan segala yang terbaik yang dapat saya lakukan dan terjadilah apa yang terjadi."