x

3 Penyebab Penampilan Buruk Mercedes di Kualifikasi GP Singapura

Minggu, 20 September 2015 11:54 WIB
Editor: Joko Sedayu

Kedigdayaan Mercedes pada babak kualifikasi Formula 1 musim ini akhirnya runtuhnya pada seri Grand Prix Singapura. Pada kualifikasi di Sirkuit Marina Bay Street, pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg gagal mempersembahkan start terdepan untuk tim pabrikan asal Jerman tersebut.

Hamilton, yang telah meraih 11 pole position, hanya mampu mencatat waktu 1 menit 45,300 detik pada kualifikasi tahap tiga. Catatan waktu tersebut membuatnya terlempar ke posisi kelima untuk start hari ini. Sedangkan Rosberg di urutan keenam usai mengukir waktu 1 menit 45,415 detik.

"Semua orang terkejut. Saat ini kami benar-benar tidak mengerti. Kami mencoba banyak hal karena kami tahu dalam situasi bahaya," ungkap Rosberg seperti dikutip dari Crash usai babak kualifikasi kemarin, Sabtu (19/09/15).

Lalu apa penyebab runtuhnya dominasi Mercedes dalam kualifikasi F1 musim ini? Apakah Sirkuit Marina Bay Street tidak cocok dengan Hamilton dan Rosberg?

Berikut INDOSPORT mengulas tiga penyebab kegagalan dua pebalap Mercedes meraih pole position di GP Singapura:


1. Ban

"Ban," tegas Lewis Hamilton ketika ditanya wartawan dalam konferensi pers usai babak kualifikasi. Ya, pertanyaan pertama untuk Hamilton adalah mengapa dia gagal meraih pole position di Singapura, karena sebelumnya dia mendominasi di 11 Grand Prix.

"Saya tidak tahu apa kesalahan kami, tapi selamat untuk para pebalap yang berada di depan. Jujur ini sedikit membuat menarik persaingan. Ini adalah pertama kalinya kami tampil buruk pada kualifikasi," kata mantan pebalap McLaren itu.

"Ini benar-benar menantang. Ban, untuk beberapa alasan, tidak bekerja dengan baik untuk mobil kami. Itu sangat aneh. Anda memanaskan ban seperti yang dilakukan orang lain, dan ketika anda menyelesaikan satu putaran anda berpikir mendapat grip bagus, tapi pebalap lain mendapat catatan waktu lebih baik. Itu sangat aneh," tutup Hamilton.


2. Lintasan Sirkuit Marina Bay Street

Lintasan Sirkuit Marina Bay Street tampaknya diciptakan tidak sesuai dengan setingan mobil Mercedes. Pasalnya, pada 12 seri Grand Prix sebelumnya Lewis Hamilton meraih pole position sebanyak 11 kali, dan satu lagi direbut Nico Rosberg.

"Kami berpikir bahwa lintasan sirkuit di sini adalah penyebab kami mendapat masalah. Kami sebelumnya tidak mengalami masalah seperti ini, karena kami mendominasi dan sangat cepat di mana-mana sebelumnya," tutur Rosberg.

Senada dengan Rosberg, Hamilton menambahkan sirkuit jalan raya di Singapura sama sulitnya dengan sirkuit jalan raya Monte Carlo di Monaco. "Menyalip di sini sangat sulit," ujar pebalap asal Inggris itu.


3. Kebangkitan Ferrari dan Red Bull

Posisi pole position GP Singapura 2015 jatuh ke tangan juara dunia empat kali F1, Sebastian Vettel. Pebalap Ferrari itu sukses mematahkan dominasi duo Mercedes usai mencatat waktu tercepat, yakni 1 menit 43,885 detik.

"Saya tahu kami mendapatkan akhir pekan yang sulit sejak free practice ketiga. Catatan waktu Vettel pada putaran pertama membuat saya terkejut. Saya bertanya-tanya apa pilihan (ban) dia," kata Rosberg.

"Saya hanya menyaksikan (tayangan dari kamera) on-board Sebastian, saya tidak ingin melihatnya, tapi saya berteriak di ruang paddock 'what the hell?!'. Dalam beberapa tikungan, dia terlihat seperti dari planet lain," sambung Rosberg.

Namun tidak hanya Vettel yang tampil gemilang. Rekan setim Vettel di Ferrari, Kimi Raikkonen mencatat waktu 1 menit 44,667 detik untuk posisi ketiga. Lalu Red Bull juga menunjukkan taringnya di Singapura dengan menempatkan Daniel Ricciardo di posisi kedua (1 menit 44,428 detik) dan Daniil Kvyat di tempat keempat (1 menit 44,745 detik).

Lewis HamiltonMercedes AMG F1F1Nico RosbergFormula 1GP Singapura

Berita Terkini