x

Palembang Siap Saingi Sentul untuk MotoGP 2017

Senin, 23 November 2015 18:23 WIB
Editor:

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Indonesia telah menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan pihak Dorna, selaku penyelenggara MotoGP, bahwa Indonesia menyanggupi untuk menggelar balap motor nomor satu dunia tersebut. Walau begitu, hingga saat ini Indonesia masih belum mempunyai Sirkuit yang layak menurut penilaian Dorna selaku penyelenggara MotoGP. Terkait hal tersebut, Palembang siap menyediakan lahan untuk pembangunan Sirkuit baru jika Sirkuit Sentul tidak lolos penilaian Dorna.

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menjelaskan bahwa Palembang siap menyediakan lahan untuk Indonesia bisa menjadi salah satu tuan rumah seri MotoGP 2017. Apalagi antusiasme masyarakat Indonesia sangat tinggi jika berkaitan dengan kuda pacu yang ditunggangi oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo ini. Bahkan, ketika MotoGP berlangsung di negeri tetangga, Malaysia. Beberapa ribu penontonnya adalah orang Indonesia.

"Penonton MotoGP di Malaysia, 25 ribu orang itu dari Indonesia, luar biasa paling banyak kan. Jadi mereka itu ingin sekali membangun sirkuit di Indonesia, nah ditawarkan. saya tidak mau menyebut tempat, karena sebenarnya sebelum ini tidak ada terpikir untuk itu. Kalau tempat lain tidak bisa menyanggupi luas lahan yang diperlukan, kami punya (lahannya)," jelas Gubernur Sematera Selatan, Alex Noerdin.

Bahkan Alex Noerdin mempersilahkan pihak lain untuk membangunnya, karena Palembang sendiri saat ini tidak mempunyai anggaran untuk membangun Sirkuit Internasional. Bahkan, Alex menegaskan, ada lahan seluas 150 hektar yang bisa digunakan jika pihak sponsor ingin membangun sebuah sirkuit di Palembang, karena untuk membangun Sirkuit mungkin hanya membutuhkan lahan seluas 70 hektar, jadi lahan yang ada sudah cukup sangat banyak untuk membangun sebuah sirkuit internasional baru.

"Jadi kalau mau ke Palembang, kita welcome. Cuma yang membangun silahkan Dorna atau silahkan pihak sponsor, karena kita tidak ada uangnya, kita berikan kontribusi lahan. Jadi jangan salah, kami tidak berantem dengan siapa itu (Sirkuit Sentul), kalau bisa disitu ya silahkan. Kalau disitu tidak bisa, Palembang siap. Kita di Musi II itu ada 150-an hektar, yang diperlukan 70 hektar, jadi jauh lebih banyak. Itu juga ditengah kota, infrastrukturnya juga lumayan," sambungnya.

PalembangAlex NoerdinSirkuit Internasional Sentul

Berita Terkini