3 Calon Pebalap MotoGP Indonesia yang 'Hilang'
Indonesia bukan negara yang tak pernah hasilkan pebalap-pebalap berkualitas, negeri ini tiap musimnya selalu hadirkan pebalap muda yang diproyeksi akan mampu berlaga baik diajang Formula 1 ataupun MotoGP.
Dari ajang MotoGP, sejumlah pemuda tanah air pernah digadang-gadang akan jadi pebalap yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah balapan internasional tersebut. Namun hal positif tersebut menguap begitu saja. Lantas bagaimana nasib mereka saat ini?
Berikut kisah 3 calon pebalap MotoGP Indonesia yang hilang bak ditelan bumi versi INDOSPORT:
1. Doni Tata
Beberapa tahun lalu, pecinta motor Indonesia tersita perhatiannya ke pebalap muda bernama Doni Tata Pradita. Pemuda asli Sleman itu di 2013 sudah berlaga di ajang Moto2, kasta kedua dibawah MotoGP.Raihan prestasinya membuat publik tanah air ia akan mampu menembus ketatnya persaingan di MotoGP. Namun sayang dua tahun kebelakang nama Doni Tata hilang bak ditelan bumi. Kabarnya ia sudah tak lagi membalap di Moto2.
"Setelah meninggalkan Moto2, saya mencoba bisnis di bidang properti," ucap Doni Tata sambil tertawa.
Meski disibukkan dengan bisnis properti, Doni Tata mengakui dirinya tidak bisa terlepas dari dunia balap. Saat ini dia mengikuti Kejurnas Motorcross dan bergabung dengan MX Malioboro City Racing Team Yogyakarta.
2. Rafid Topan Sucipto
Selain Doni Tata di 2014 lalu pecinta MotoGP tanah air juga terhenyak atas aksi dari seorang pemuda kelahiran Jakarta, 21 tahun lalu, Rafid Topan Sucipto. Di 2013, Rafid yang kala itu membela tim Kagayama Suzuki ASIA melakukan debut di Moto2. Selama musim 2013, Rafid turun 18 kali di seri Moto2. Sebelum turun di kelas Moto2, Topan sempat memenangkan gelar Petronas Asia Road Racing Championship di 2011. Selain di 2012, ia mampu masuk dalam list pebalap untuk main di Supersport 600cc.
Namun sayang di seri 2014, nama Topan sudah tak lagi masuk daftar pebalap yang akan berlaga di kasta kedua kompetisi balap motor sedunia itu. Kabarnya namanya dicoret tim QMMF Racing team digantikan oleh pebalap Australia, Anthony West.
3. Ali Adrian Rusmiputro
Pada Desember tahun lalu, pebalap muda Indonesia, Ali Adrian tampil di ajang Moto2 Spanyol World Junior Championship 2015. Pria asal Tanggerang tersebut sebelum terjun ke moto2 memulai karirnya dengan mengikuti kejuaraan motor cross nasional. Di 2012, Adrian bahkan turun di ajang Losail Asian Road Race Series 2012.
Pembalap yang akan turun di kelas 600cc itu berharap dirinya bisa menjadi jalan pembuka bagi pembalap-pembalap Indonesia untuk berlaga di ajang bergengsi lomba balap motor, seperti MotoGP atau Moto2.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa Adrian baru saja mampu mengukir prestasi bagus kala bertarung di Campeonato de Andalucia de Velocidad atau Kejuaraan Regional Andalucia pada September lalu. Ia mampu finish runner up di race kedua.