x

Mengenal Lebih dalam Mengenai Tim Debutan F1

Selasa, 12 Januari 2016 15:30 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Sebenarnya, tim asal Amerika Serikat (AS) tersebut telah memasukan data ke FIA sejak musim 2010. Namun, mereka baru mendapatkan lampu hijau untuk meramaikan kompetisi F1 pada musim ini. Praktis, mereka menjadi tim asal AS pertama yang berlaga di F1.

Berikut ini INDOSPORT coba merangkum profil mengenai tim debutan F1 tersebut:


1. Profil Singkat Pemilik Haas F1

Gene Haas merupakan seorang pngusaha yang lahir di California, Amerika Serikat (AS). Pria berusia 63 tahun tersebut mendirikan sebuah perusahaan bernama Haas Automation. Perusahaan tersebut membuat alat-alat CNC.

Haas memang sangat dekat dengan dunia balap. Terbukti, pria asal AS tersebut memiliki sebuah tim yang mengikuti ajang NASCAR. Dia membuat sebuah tim bernama Haas CNC Racning sebelum berganti nama menjadi Stewart-Haas Racing. 


2. Diperkuat Dua Pembalap Berpengalaman

Setelah dipastikan mendapat lampu hijau untuk  ikut balapan di F1 2016, manajemen Tim Haas F1 pun langsung mencari dua pembalap yang akan memperkuat mereka. Akhirnya, Haas pun menunjuk dua pebalap berpengalaman.

Pada 29 September 2015, Haas menunjuk Romain Grosjean sebagai pebalap mereka untuk bersaing di F1 musim depan. Sebelumnya, Grosjean sudah merasakan kompetisi F1 dengan memperkuat Tim Lotus selama lima musim.

Haas pun bergerak cepat untuk mencari pebalap kedua. Akhirnya, tim itu menunjuk pembalap tes milik Ferrari, Esteban Gutierrez untuk menjadi pendamping Grosjean. Sampai saat ini, Haas cukup puas dengan dua pebalap yang dimilikinya. 


3. Didukung Dua Perusahaan Asal Italia

Selesai dengan mencari pembalap, rupanya Haas melanjutkan misinya dengan mencari pihak yang akan mendesain dan menyuplai mesin untuk mereka. Setelah melakukan pendekatan secara rutin, mobil Haas akan didesain oleh sebuah pabrikan bernama Dallara.

Dallara juga sebuah perusahan desain yang sangat berpengalaman. Mereka membuat beberapa mobil untuk berlaga di IndyCar Series, Indy Lights, dan GP2 Series.

Sedangkan penyuplai mesin, Haas akan memakai jasa dari Ferrari. Kebetulan kedua perusahaan tersebut berasal dari Italia. Haas tentu berharap mesin buatan Ferrari dapat membantu mereka bersaing dengan tim papan atas lainnya termasuk Mercedes, McLaren dan Ferrari sendiri.

F1Formula 1Haas F1In Depth Sports

Berita Terkini