x

Pebalap Wanita F1 Diremehkan

Sabtu, 16 Januari 2016 05:29 WIB
Editor: Irfan Fikri

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televise Kanada, TSN, pria asal Inggris itu menyebut jika ia tak yakin akan ada seorang pebalap wanita di ajang ini, karena selalu dianggap tak mampu bersaing dengan pebalap pria.

“Saya meragukannya jika ada seseorang wanita yang mampu, karena mereka tidak akan dianggap serius. Jadi mereka tidak akan memiliki mobil yang mampu bersaing,” ujar Ecclestone seperti dilansir Dailymail.

Terakhir kali ajang balap jet darat itu memiliki seorang driver wanita ialah pada tahun 1976, Lella Lombardi menjadi pebalap F1 yang memulai debutnya di GP Austria.

Pernyataan Eccleston itu pun mengundang reaksi keras dari salah satu pebalap wanita di GP3, Alice Powell.

"Itu menjadi isu yang tengah dibicarakan saat ini, dan mereka pikir itu (pebalap wanita) cuma lelucon. Kami bukan lelucon meski ada sejumlah faktor membuat lebih sulit bagi perempuan untuk berada di balapan tingkat tertinggi," ujar Powell.

Dalam sejarah F1, pebalap perempuan dipelopori oleh pebalap asal Italia, Maria Teresa de Filippis musim 1958 dan 1959. Ia terdaftar di lima seri balapan dengan posisi terbaik finis di urutan sepuluh pada 1958  di Grand Prix Belgia.

Setelah lima belas tahun tanpa pebalap wanita, lalu muncul pebalap wanita lainnya, Lella Lombardi  yang berlaga tiga musim 1974 hingga 1976. Prestasi terbaiknya di Grand Prix Spanyol 1975 di mana ia urutan keenam.

F1Bernie EcclestoneLella Lombardi

Berita Terkini