x

Head to Head: Adu Hebat Rio Haryanto dengan Para Calon Pembalap F1

Kamis, 11 Februari 2016 18:37 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono

Sepanjang 17 tahun berkecimpung di ajang balap, Rio telah banyak mencatatkan prestasi membanggakan bagi Indonesia.

Sejak usia belia, pembalap 23 tahun itu berhasil menjadi jawara Asian Karting Open Championship-Formula 125 Junior Open dan Asian Karting Open Championship-ROK Junior pada 2006 silam.

Mendapat peluang emas bergabung bersama tim Manor Marussia dan berkompetisi di ajang F1, Rio bakal membawa nama Indonesia ke tingkat prestasi yang lebih tinggi di dunia balap. Putra pasangan Indah Pennywati dan Ruan Haryanto itu akan menjadi pembalap tanah air pertama yang berlaga di ajang bergengsi tersebut.

Tak main-main, jika nantinya Rio berhasil mewujudkan ambisinya berlaga di ajang F1, ia telah dinanti persaingan ajang balapan mobil paling populer tersebut.

Lantas bagaimana peta kekuatan Rio jika dibandingkan dengan pebalap yang senasib dengannya, melalui uji coba untuk berkompetisi di F1?

Berikut INDOSPORT merangkum head to head kekuatan Rio Haryanto vs para pembalap yang nyaris berlaga di F1.


1. Rio Haryanto vs Marco Andretti

Jika dibandingkan, statistik kemenangan Rio Haryanto dengan Andretti memang masih tertinggal.

Rio berhasil mencatatkan presentase menang sebesar 8,59 persen dari 198 pertandingan, sementara Andretti berhasil menorehkan kemenangan sebesar 21,72 persen dari 266 balapan.

Namun Rio masih memiliki peluang untuk mengalahkan driver yang kini memperkuat tim Andretti Autosport itu.

Senasib dengan pembalap 23 tahun itu, Andretti juga nyaris berlaga di ajang F1, namun tak beruntung di masa uji coba. 

Bergabung bersama Honda, driver Amerika Serikat itu berpartisipasi dalam sesi tes F1 Honda Racing  selama dua hari di Jerez, Spanyol.

Namun, ia gagal setelah kalah cepat dibanding Fernando Alonso kala itu.


2. Rio Haryanto vs Pastor Maldonado

Dari segi stastistik, Rio Haryanto tercatat telah melakoni 198 race dengan meraih 17 kemenangan atau 8,59 persen dari keseluruhan balapan.

Sementara Maldonado sukses menorehkan 28 kemenangan dari 266 pertandingan atau 10,53 persen dari keseluruhhan race.

Maldonado yang merupakan pembalap asal Venezuela itu menjadi bidikan tim Campos Meta untuk menjadi driver mereka di ajang F1 pada 2010 silam.

Namun masalah finansial membuat tim tersebut membuat Maldonando gagal bergabung dan tempatnya menjadi milik pembalab lainnya, Karun Chandhok.


3. Rio Haryanto vs Takuma Sato

Takuma Sato menorehkan 24 kemenangan dari 262 balapan atau 9,16 persen dari keseluruhan race.

Total kemenangan tersebut berbeda tipis dengan torehan Rio Haryanto yang mencatat 198 race dengan meraih 17 kemenangan atau 8,59 persen.

Takuma Sato menjadi kandidat pembalap Toro Rosso menggantikan posisi Sebastian Vettel dan Red Bulls di ajang F1 pada akhir 2008.

Namun, Sato gagal bergabung bersama keduaya, di Red Bull ia kalah dari Sebastien Bourdais yang akhirnya menjadi pembalap cadangan Red Bulls.  

F1Rio HaryantoManor Marussia F1

Berita Terkini