Debut Pertama Gagal, Ini Harapan Pertamina untuk Rio Haryanto
Dalam debut perdananya sebagai pembalap F1, Rio Haryanto harus mengawali balapan dari starting grid paling akhir yakni posisi ke-22. Meskipun star paling buncit, pembalap asal Solo tersebut mampu melesat dengan baik hingga akhirnya harus terhenti di lap ke-19 setalah mobilnya mengalami masalah di gear box, yang menyebabkan kebocoran oli.
PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Corporate Secretary, Wisnuntoro mengatakan bahwa walaupun gagal finis usaha pembalap kelahiran 22 Januari 1993 sudah cukup bagus. Ia optimis Rio bisa juara kedepannya.
"Di luar musibah tadi, saya melihat usaha Rio sudah cukup bagus. Dia percaya diri artinya jika melihat kedepannya pastinya akan juara," ujarnya saat diwawancari oleh INDOSPORT.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Wisnuntoro.
Wisnuntoro juga berharap agar Rio tidak terkontaminasi oleh pengaruh buruk para saingannya di F1 dan berharap putra pasangan Indah Pennywati dan Sinyo Haryanto tersebut bisa tampil lebih baik lagi kedepannya.
"Rio itu rookie, artinya dia merupakan pebalap baru tampil di F1 yang memiliki banyak saingan dan pengaruh buruk. Hal tersebut sangat menentukan untuk kedepannya. Saya kira kita tetap berdoa mudah-mudahan bukan karena ketidakmampuan Rio kegagalan hari ini. Mudah-mudahan dia bisa tampil lebih baik lagi," tambahnya.
Untuk selanjutnya Rio Haryanto dan pembalap lainnya akan kembali lagi memacu kendaraan dalam GrandPrix (GP) Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir. Para pembalap akan mulai menjajal GP Bahrain dari tanggal 1-3 April.