'Curhat' Sahabat Rio Usai Dukung Langsung Rio Haryanto
Ribuan penonton memadati Sirkuit Internasional Shanghai untuk menyaksikan pembalap andalannya berpacu di lintasan balap, tak terkecuali pendukung Rio Haryanto di Indonesia, Sahabat Rio. Koordinator Sahabat Rio, Catur Sunaryo berkesempatan untuk mendukung secara langsung pembalap asal Solo berlaga di China.
Meskipun finis di posisi ke-21, Catur Sunaryo tetap bangga kepada Rio. Bahkan ia sampai menitikan air mata ketika melihat kegigihan pembalap kebanggaan Indonesia ini saat bertempur di lintasan balap.
"Ini pengalaman luar biasa. Sangat terharu bisa support Rio langsung di track. Tiap kali mobil No.88 melintas di depan mata terus berdebar dan jujur sampai menitikan air mata bangga," ujar Catur saat dihubungi INDOSPORT.
Catur Sunaryo saat berada di Sanghai, China.
Catur pun sangat salut dengan perjuangan sang idola baik sebelum maupun sesudah beraksi di ajang jet darat ini. Ia menjelaskan banyak hal yang harus dipersiapkan Rio sebalum balapan mulai dari persiapan fisik, mental hingga kematangan strategi.
"Ini yang sangat penting jadi catatan saya. Saat hari balap, Minggu (17/04/16), saya di area VIP paddock team yang menaungi Rio yakni Manor Racing. Begitu sibuknya aktivitas Rio di area itu, saat jelang race ia harus menyiapkan fisik yang prima dengan pemanasan bersama pelatih fisiknya. Berdiskusi dengan banyak sekali engineer F1 di team Manor. Perisiapan briefing dengan panitia penyalenggara serta wawancara dengan banyak media internasional maupun jurnalis Indonesia yang sengaja liputan langsung ke Shanghai," tambahnya.
Lanjut Catur, setelah balapan pun Rio masih harus menimbang badan dan segala urusan dengan panitia penyelenggara F1 serta para jurnalis.
"Tak selesai di situ, setelah race pun sama halnya kesibukan yang luar biasa masih dialami Rio. Menimbang bandan dan segala hal yang harus dilakukan yang berkaitan dengan panitia penyalenggara F1,"lanjutnya.
"Serta masih terus diskusi evaluasi dengan engineer team Manor dan wawancara lagi dengan media internasional serta pewarta dari Indonesia yang liputan langsung ke track. Itulah F1, balap yang sangat kompetitif. Saya bangga dan ini menjadi kenangan serta pengalaman sangat berharga," tandas Catur.