Rio Haryanto: Saya Ingin Jadi Juara Dunia
Rio Haryanto mengaku sangat bersyukur dapat tampil di ajang Formula 1. Ia mencatat sejarah dengan menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi pembalap Formula 1. Rio bahkan mengaku masih tak menyangka dapat menggeber jet darat yang dulu hanya dilihatnya dari siaran TV.
"Kadang saya merasa saya hidup dalam mimpi. Saya suka bertanya pada diri sendiri, apakah ini benar-benar nyata?" kata Rio Haryanto dilansir laman resmi Formula 1.
Rio Haryanto tak menyangka dapat menggeber mobilnya di lintasan balap Formula 1.
Bagi orang Indonesia, harus diakui bahwa dapat tampil saja di ajang balapan Formula 1 sudah menjadi sebuah prestasi. Namun itu saja tidak cukup bagi Rio.
Dalam kondisi yang tak mudah, Rio tetap bermimpi untuk dapat berada di puncak lintasan balap yang dengan tersendat tengah ia tapaki saat ini.
"Saya ingin jadi juara dunia suatu saat nanti."
Rio Haryanto bermimpi mengibarkan merah putih di pentas Formula 1.
Hanya saja, mimpi Rio ini bisa jadi hanya jadi bunga dalam tidur siangnya di Solo. Sebab Rio hingga saat ini belum melunasi dana yang harus ia setor pada Manor Racing untuk tampil di Formula 1, sebesar 15 juta pounds.
Rio sebenarnya sudah harus memberikan konfirmasi pelunasan pada bulan April lalu, untuk mengamankan balapan penuh selama satu musim. Jika gagal membayar uang pelunasan, Rio hanya akan kembali tampil di Monaco pada 29 Mei 2016, Kanada (12 Juni), Azerbaijan (19 Juni), Austria (3 Juli), Inggris (10 Juli), dan terakhir Hungaria (24 Juli).
Rio belum tentu dapat tampil penuh dalam seluruh seri balapan Formula 1 musim ini karena belum melunasi pembayaran pada Manor Racing.
"Saya tak punya solusi saat ini, saya tak punya rencana," kata Rio saat ditanya soal kekurangan dananya.