3 Pembalap Motor yang Tewas di Jalan Raya
Akhir pekan lalu, dunia balap motor sempat dikejutkan oleh sebuah insiden kecelakaan tunggal yang menyebabkan tewasnya seorang pembalap Moto2, Luis Salom.
Luis Salom tewas setelah nyawanya tak terselamatkan usai terjatuh dan membentur motornya sendiri saat melintasi tikungan ke-12 pada sesi latihan bebas MotoGP Catalunya.
Sebagai seorang pembalap, menjemput ajal di atas lintasan merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, layaknya seorang jenderal yang mati di medan perang.
Namun tidak setiap pembalap beruntung bisa mengakhiri hidupnya di atas lintasan sebagai sebuah kebanggaan.
Setidaknya, INDOSPORT merangkum tiga nama pembalap yang bernasib kurang beruntung karena harus menjemput ajalnya tidak dalam kapasitasnya sebagai pembalap.
Tiga pembalap berikut secara tragis harus meregang nyawa di jalan raya setelah terlibat dalam kecelakaan mengerikan, berikut ulasannya.
1. Bahattin Sofuoglu
Bahattin Sofuoglu merupakan seorang pembalap asal Turki sukses bersama tim Honda Turki. Mulai terjun di dunia balap pada tahun 1997 di usianya yang ke-19 tahun, karier Bahattin cepat melejit.
Putra seorang tukang reparasi sepeda motor itu sukses menggondol trofi Kejuaraan Supersport Turki selama tiga musim berturut-turut pada 1999, 2000 dan 2001.
Namun naas bagi Bahattin, jatah hidupnya tidak berumur panjang. Sialnya lagi, Bahattin tewas tidak dalam kapasitasnya sebagai seorang pembalap.
Bahattin meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas akibat ditabrak oleh sebuah mobil ketika dirnya sedang menyebrang jalan.
Bahattin meninggal dunia pada 25 Oktober 2002 pada usianya yang ke-24 tahun.
2. Norifumi Abe
Norifumi Abe merupakan seorang pembalap jalan raya yang sebelumnya pernah terjun di kelas 500cc/MotoGP.
Sepanjang kariernya, Abe sempat begitu terkesan dengan kepiawaian membalap Valentino Rossi. Saking terkesannya, Abe bahkan menjuluki dirinya sendiri dengan sebutan "Rossifumi".
Abe mengundurkan diri dari ajang balap MotoGP pada tahun 2002 ketika MotoGP untuk pertama kalinya memberlakukan penggunaan mesin empat-stroke untuk setiap motor peserta balap.
Lima tahun setelah mengundurkan diri dari ajang MotoGP, Abe akhirnya menjemput ajalnya di jalan raya.
Abe terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas dengan sebuah truk saat tengah mengendarai Yamaha T-Max Skuter 500cc miliknya.
Abe dinyatakan tewas dua setengah jam usai kecelakaan setelah dirinya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.
3. Reg Armstrong
Reg Armstrong merupakan seorang legenda balap terbaik asal Irlandia yang namanya berkibar pada rentang tahun 1949 hingga 1956.
Armstrong mulai akrab dengan gelar juara pada tahun 1949 setelah dirinya berhasil meraih gelar juara 350 cc.
Setelah itu ia kemudian mulai merambah naik ke kelas 500 cc dan berhasil meraih gelar juara pada tahun 1952.
Kecintaan Armstrong pada dunia balap membuatnya terus melanjutkan kariernya sebagai manajer selepas dirinya pensiun sebagai pembalap.
Sebagai seorang manajer, Armstrong pun sukses menghadirkan sejumlah gelar bagi timnya.
Armstrong meninggal pada usianya yang ke-51 tahun. Malangnya, Amstrong tewas akibat kecelakaan lalulintas yang menimpanya ketika ia kembali ke rumahnya di Ashford.