Terungkap, Ducati Ogah Bidik Rossi dan Tak Sanggup Bayar Marquez
Ambisi tim pabrikan asal Italia, Ducati Corse untuk kembali merengkuh gelar juara MotoGP kian tak terbendung. Maklum, terakhir kali mereka merasakannya pada musim 2007 saat Casey Stoner membalap di bawah panji mereka.
Awal musim 2016 menjadi titik awal perjuangan mereka untuk mendekati sejumlah pembalap papan atas dunia. Sejumlah nama pembalap hebat digadang-gadang masuk dalam daftar bidikan termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Namun baru-baru ini, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti membantah jika pihaknya tertarik untuk kembali mendatangkan Rossi ke sisi mereka.
Ducati mengaku pernah dekati Marquez dan bantah tertarik datangkan kembali Rossi.
"Kami pikir tahun ini merupakan saat yang tepat untuk mendatangkan salah satu dari dua pembalap teratas. Rossi memang pembalap papan atas, tapi jelas dia bukanlah target yang kami inginkan," ungkap Ciabatti dikutip Crash.
Ciabatti kemudian menjelaskan jika pihaknya memang memiliki ketertarikan besar untuk mendatangkan Marc Marquez sebagai pembalap mereka. Namun, kendala finansial membuat keinginan tersebut gagal.
Ducati mengaku kalah bersaing dengan Honda dalam hal finansial untuk mendatangkan Marquez.
"Kami mendekati Lorenzo dan Marquez yang kontraknya sama-sama berakhir saat itu. Kami berhasil mendatangkan Lorenzo namun gagal untuk Marquez," jelas Ciabatti.
"Posisi Marquez membuat kami harus bersaing ketat dengan Honda dalam hal finansial dan jelas kami sulit untuk menang karena mereka lebih besar dan sanggup menghabiskan uang lebih banyak. Dan jelas tanpa Marquez mereka akan berada dalam kesulitan besar," pungkasnya.
Dan, seperti yang telah diketahui, Ducati akhirnya sukses mendatangkan Lorenzo yang sepakat menandatangani kontrak selama dua tahun pada April lalu.