Dua Rider Indonesia Gagal Tampil Maksimal di Sesi Kualifikasi
Peningkatan suhu di sesi kualifikasi kedua ternyata mempengaruhi daya cengkeram grip ban. Hal ini membuat Andi Gilang dan Dimas Ekky gagal memperbaiki catatan waktu mereka.
Andi Gilang yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior Moto3, juga terkendala beberapa masalah di bagian buritan motor sehingga tampil kurang memuaskan di sesi kualifikasi pertama.
Andi yang berusaha memperbaiki performa di sesi kedua baru mengalami peningkatan setelah mengganti ban yang dipakai. Sayang, begitu pembalap 19 tahun itu mulai merasa nyaman, terjadi insiden pada pembalap di depannya sehingga ia harus melakukan pengereman yang membuatnya kehilangan kecepatan.
Andi pun harus puas mencatat waktu terbaik dengan 1 jam 51,736 menit di QP1 dan berada di urutan 22 dari hasil kualifikasi gabungan hari ini.
Sementara itu, Dimas Ekky yang tampil di Kejuaraan Eropa Moto2 finis di posisi ke-8 di sesi kualifikasi pertama dengan waktu 1 jam 47,177 menit.
Dimas Ekky berhasil menyodok ke posisi ke-7 dalam kondisi trek yang panas. Namun rider Moto2 tak bisa memperbaiki catatan waktu karena kesulitan mengendalikan motor akibat grip ban berkurang. Hasil kualifikasi gabungan hari ini menempatkan Dimas Ekky di posisi 8.
"Target kami meraih waktu 1 jam 46 menit, tapi kondisi lintasan sangat panas sehingga kami tak bisa meraihnya. Sisi baiknya adalah kami mampu membuat kemajuan di kondisi panas dibanding pembalap lainnya, dan kondisi panas di sesi kualifiaksi kedua sangat mirip dengan kondsisi saat balap besok," kata Dimas Ekky.
"Untuk sesi balap nanti, ada beberapa setup motr yang kami ubah, khususnya di bagian depan. Saat ini, tim sudah mengerjakannya, apakah hasilnya positif, baru akan kita lihat saat sesi warm up besok," ungkap Dimas.