x

Ducati Menyesal Depak Iannone untuk Lorenzo

Selasa, 27 Desember 2016 21:34 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Pada April 2016, Lorenzo akhirnya memutuskan untuk menerima pinangan Ducati dan meninggalkan Yamaha pada akhir musim itu. Praktis, Ducati harus memilih antara Iannone atau Dovizioso untuk menjadi rekan setim Lorenzo.

"Memang tidak pernah mudah ketika Anda memiliki dua pembalap yang cepat di tim Anda, untuk memutuskan mana yang harus dipecat," kata Direktur Olahraga, Paolo Ciabatti, sebagaimana diberitakan Autosport.
 

Andrea Iannone di atas podium bersama Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

"Ini memang tidak gampang. Sebab, keduanya sudah bersama kami sejak 2013, melewati masa sulit bersama, membantu Ducati dan manajer Dall'Igna untuk membangun sebuah motor yang lebih baik. Saya rasa hari ini motor sudah sangat kompetitif," sambungnya.

Banyak pertimbangan yang dilakukan Ducati kenapa lebih mengutamakan Dovizioso ketimbang Iannone. Ciabatti menilai Iannone terlalu sering melakukan kesalahan fatal. Salah satunya ketika menabrak Dovizioso dalam balapan di Argentina.

"Pada akhirnya, kami harus membuat sebuah keputusan yang sangat sulit. Namun, dalam sebuah kehidupan, Anda harus berani mengambil keputusan sulit. Jadi, kami putuskan Andrea Dovizioso akan bertahan," ujar Ciabatti.
 

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti.

Meski demikian, perlahan Iannone mengalami perkembangan pesat dan mempersembahkan kemenangan pertama untuk Ducati setelah terakhir pada MotoGP musim 2010. Dia mengaku menyesal sudah mendepak Iannone.

"Saya rasa Dovizioso dan Lorenzo akan menjadi sebuah tim yang sangat bagus di masa depan dan jelas, kami menyesal sudah mendepak Iannone. Sebab, Iannone meraih kemenangan pertama Ducati sejak 2010 di Austria," lanjutnya.

Jorge LorenzoMotoGPDucatiAndrea IannoneAndrea Dovizioso

Berita Terkini