Mesin untuk McLaren Bermasalah, Honda Tetap Berkomitmen
Musim balap Formula 1 akan segera dimulai pada 26 Maret mendatang. Namun tim McLaren-Honda malah mendapat masalah besar terkait mesin buatan Honda. Dalam tes pramusim yang diadakan di Sirkuit Catalunya lalu, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne tak tampil maksimal karena kerap mendapat masalah di mobilnya.
Hubungan McLaren dan Honda pun memanas. Bahkan bos McLaren, Eric Boullier pun menyatakan bahwa jika saja timnya memakai mesin Mercedes, mereka bisa menang musim ini. Namun Bos Honda, Yusuke Hasegawa, mengaku tak akan menyerah dan akan tetap bekerja sama dengan McLaren.
"Tentu saja situasi kami ini bukan yang kami harapkan saat kembali ke Formula 1. Namun kami masih berkomitmen 100 persen di olahraga ini dalam hubungan kami dengan McLaren. Kami yakin dalam kerja sama ini, penting untuk bekerja sama sebagai satu tim dan melewati masalah ini bersama-sama untuk maju," ujar Hasegawa pada Motorsport.
"Prioritasnya adalah menjaga komunikasi tetap jujur dan terbuka dan lanjut memperkuat semua hubungan dalam Honda dan McLaren meski kami harus menghadapi kesulitan. Ini bukanlah proyek jangka pendek untuk kami," tegasnya.
Hasegawa juga menambahkan, Honda telah melakukan perbaikan sebelum menghadapi balapan pertama di Australian Grand Prix. "Tentu saja masalah yang kami hadapi di Barcelona membatasi waktu trek dan menambah beban pada persiapan pramusim kami. Bagaimana pun, kami masih bisa menghasilkan sejumlah data berguna, sama seperti McLaren," jelasnya.
"Terkait performa, masih ada ruang perbaikan sebelum balapan di Melbourne untuk mendapat kemampuan membalap yang lebih baik," pungkas Hasegawa.