Profil Tim F1: McLaren-Honda
Tim McLaren adalah salah satu tim tertua yang mengikuti kompetisi Formula 1, yakni sejak 1966. Tim ini pun sudah kenyang dengan prestasi, menjadi juara konstruktor delapan kali dan menelurkan 12 juara dunia sejak 1974.
Namun tim asal Inggris ini terakhir mencicipi gelar juara dunia pada 2008 saat masih dibela Lewis Hamilton dan menggandeng Mercedes.
Kini McLaren yang menggandeng Honda mulai mengalami penurunan prestasi. Di musim 2016, mereka hanya finish di posisi enam konstruktor dengan mengoleksi 76 poin. Dengan kembali menggandeng Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne, McLaren-Honda berharap memperbaiki prestasi di musim 2017 ini.
Berikut INDOSPORT telah merangkum profl tim McLaren-Honda bersama kedua pembalapnya, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne.
1. McLaren-Honda
McLaren kembali menggandeng Honda dalam musim balap Formula 1 kali ini. McLaren sendiri adalah tim tertua kedua yang aktif di kompetisi ini setelah Ferrari.
Tim yang bermarkas di Woking ini mulai ikut kompetisi F1 pada 1966 di balapan Monaco. Pada 1974, McLaren memulai kesuksesan pertamanya dengan menjadi juara dunia konstruktor dan Emerson Fittipaldi menjadi juara dunia.
Terakhir kali, McLaren menjadi juara dunia pada 2008 dengan Lewis Hamilton sebagai pembalapnya. Saat itu, McLaren masih menggandeng Mercedes sebagai penyuplai mesin.
Di musim 2016 kemarin, McLaren hanya menempati posisi enam di klasemen konstruktor. Fernando Alonso finish di posisi 10 sementara Stoffel Vandoorne menempati peringkat 20 dengan hanya mengumpulkan 1 poin.
Biodata McLaren-Honda
Markas: Woking, Inggris
Principal: Eric Boullier
Pembalap: Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne
Mobil: MCL32
Juara: 12 (1974, 1976, 1984, 1985, 1986, 1988, 1989, 1990, 1991, 1998, 1999, 2008)
2. Fernando Alonso
Fernando Alonso sudah menjajal dunia balapan sejak umur tiga tahun. Saat itu, ia mengikuti balapan karting. Di usianya yang ke-13, ia menjadi juara karting di Spanyol dan mempertahankan gelarnya selama empat tahun. Pada 1996, ia menjadi juara dunia karting di usia 15 tahun.
Pada 2001, Alonso mulai berlaga di ajang jet darat bersama tim Minardi. Setahun kemudian, ia pindah ke Renault dan bertugas menjadi pembalap cadangan. Ia lantas diangkat menjadi pembalap Renault pada 2003 bersama Jarno Trulli karena penampilannya yang impresif selama menjadi cadangan.
Alonso kemudian menggebrak dengan menjadi pembalap termuda F1 yang meraih pole position di Grand Prix Malaysia. Ia juga menjadi pembalap termuda F1 yang memenangkan balapan saat menang di Grand Prix Hungaria. Musim itu ia akhiri dengan posisi keenam di klasemen akhir dengan mengoleksi 55 poin dan empat podium.
Musim 2005, Alonso mengamankan gelar juara dunia usai finish ketiga di Brasil. Ia pun kembali menjadi pembalap termuda F1 yang menjadi juara dunia di usia 24 tahun 59 hari, mengalahkan rekor Emerson Fittipaldi. Dengan gelar tersebut, ia juga mengakhiri dominasi Michael Schumacher yang menjadi juara selama lima tahun terakhir.
Setahun kemudian, ia mempertahankan gelar juara dunianya saat mengakhiri balapan di Brasil. Ia juga membawa Renault menjadi juara dunia konstruktor dengan unggul lima poin dari Ferrari, tim yang ia bela pada 2010 hingga 2014.
Pada 2015, Alonso kembali ke McLaren dengan menandatangani kontrak selama dua tahun dan pilihan terbuka untuk memperpanjang kontrak. Ia mengakhiri musim 2015 dengan finish di posisi terburuk sepanjang kariernya, yakni peringkat 17. Sementara di musim 2016, ia finish di posisi 10 dengan mengoleksi 54 poin.
Biodata Fernando Alonso
Tempat/Tanggal Lahir: Asturias, Spanyol/29 Juli 1981
Karier Balapan F1: 2001-sekarang
Tim F1: Minardi (2001), Renault (2003-2006, 2008-2009), Ferrari (2010-2014), McLaren (2007, 2015-kini)
Gelar juara dunia F1: 2005, 2006
3. Stoffel Vandoorne
Sama seperti Fernando Alonso, Vandoorne juga mengawali karier balapannya di dunia karting. Ia menjajal balapan karting di usia enam tahun pada 1998. Sepuluh tahun kemudian, ia menjuarai Kejuaraan KF2 Belgia.
Pada 2014, Vandoorne melakukan debutnya di kelas GP2 bersama tim ART. Di balapan perdana di Brasil, ia sukses memenangi balapan. Setelah itu ia menang di tiga balapan lain dan naik podium enam kali. Di akhir musim, ia finish di posisi kedua, di bawah Jolyon Palmer yang menjadi juara dunia.
Dua tahun kemudian, Vandoorne menjadi pembalap Dandelion Racing dan mengendarai mobil Honda di balapan Super Formula. Ia finish keempat, prestasi tertinggi Honda di ajang ini dengan menang dua balapan dan satu pole position.
Maret 2016 saat ia kembali ke McLaren, Vandoorne diumumkan sebagai pengganti Alonso yang tidak fit untuk mengikuti balapan di Bahrain. Di balapan debut F1-nya itu, ia finish di posisi ke-10 dan menjadi pembalap cadangan pertama yang mencetak poin sejak Sebastian Vettel pada 2007. Vandoorne pun diangkat menjadi pembalap tetap McLaren setelah Jenson Button memutuskan untuk tak membalap di musim 2017.
Biodata Stoffel Vandoorne
Tempat/Tanggal Lahir: Kortrijk, Belgia/26 Maret 1992
Karier Balapan F1: 2013-sekarang
Tim F1: McLaren
Gelar juara dunia F1: -