x

6 Fakta MotoGP Assen: Dominasi The Doctor hingga Jackass

Rabu, 21 Juni 2017 16:21 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
Maverick Vinales, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Marc Marquez.

MotoGP Belanda akan kembali diselenggarakan pada 23-25 Juni mendatang di Sirkuit Motul TT Assen, Amsterdam. Sirkuit ini merupakan arena yang tak pernah absen menyelenggarakan kejuaraan dunia balap motor sejak 1949 yang diselenggarakan oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM).

Baca Juga

Maverick Vinales masih memimpin puncak klasemen MotoGP saat berlaga di Assen dengan koleksi 111 poin. Menurut laman MotoGP, ini merupakan skor terendah dari pemuncak klasemen dalam tujuh balapan yang telah berlangsung, sejak sistem poin ini diperkenalkan pada 1993.

Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Vinales pun harus kembali bertarung sengit dengan rekan setimnya, Valentino Rossi yang punya catatan gemilang di Assen. Mereka pun tak boleh menyepelekan para pembalap satelit dan independen yang terbukti kerap membuat kejutan, seperti rookie Johann Zarco dan Jack Miller.

Lantas apa saja fakta-fakta di balik balapan di GP Belanda ini? Berikut INDOSPORT telah merangkum berbagai fakta menarik terkait balapan seri kedelapan yang dalam hitungan hari bisa Anda nikmati.


1. Perubahan Hari Balapan

Sirkuit Assen.

Untuk pertama kalinya, MotoGP Assen diselenggarakan pada hari Minggu di musim lalu. Sebelumnya, segala balapan motor yang ada di Belanda selalu dihelat pada hari Sabtu. Namun setelah memikirkan berbagai pertimbangan, panitia akhirnya menggeser balapan ke hari Minggu terakhir di bulan Juni, termasuk di musim ini.

Dengan mengubah hari balapan, panitia berharap lebih banyak penonton bisa menyaksikan langsung di sirkuit. Belum lagi liputan media yang lebih tertarik jika event dilakukan pada hari Minggu.


2. Kejayaan Yamaha

Valentino Rossi dan Marc Marquez di Sirkuit Assen - Belanda 2015.

Yamaha adalah tim pabrikan paling berjaya di Assen sejak era four-stroke MotoGP. Tercatat tim ini telah mengoleksi delapan kemenangan, yakni persembahan dari Valentino Rossi (2015, 2013, 2009, 2007, 2005, 2004), Ben Spies (2011), dan Jorge Lorenzo (2010).

Untuk Ben Spies, ini merupakan satu-satunya kemenangan pembalap asal Amerika Serikat itu di ajang MotoGP. Ia juga menjadi pembalap satu-satunya yang menang balapan dalam periode 2010 hingga 2012 yang bukan dalam deretan pembalap yang mendominasi saat itu, yakni Casey Stoner, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, atau Jorge Lorenzo

Di urutan kedua ada tim Honda dengan enam kemenangan dari enam pembalap berbeda, yakni Valentino Rossi, Sete Gibernau, Nicky Hayden, Casey Stoner, Marc Marquez, dan Jack Miller.


3. "Nasib" Ducati dan Suzuki

Casey Stoner menjuarai MotoGP Assen.

Ducati baru satu kali mencicipi kemenangan di Belanda, yakni pada 2008 oleh Casey Stoner. Sebelumnya, tim ini hanya dua kali naik podium di enam tahun terakhir, yakni Andrea Dovizioso yang finish kedua di 2014 dan Scott Redding yang menjadi juara ketiga di musim lalu.

Sementara hasil untuk tim Suzuki juga tak lebih baik. Kemenangan terakhir Suzuki adalah di balapan kelas 500 cc pada 1993 oleh Kevin Schwantz. Sementara hasil pembalap Suzuki terbaik di era MotoGP adalah John Hopkins yang finish di posisi kelima (2007) dan Chris Vermeulen (2009).


4. Pembalap Tuan Rumah

Hans Spaan saat menang di Assen pada 1989

Dalam catatan sejarah, prestasi para pembalap Belanda sendiri kurang mentereng. Di sirkuit rumah sendiri, hanya ada empat pembalap Belanda yang pernah memenangkan Grand Prix. Pembalap pertama Belanda yang menang di kandang sendiri adalah Paul Lodewijkx yang memenangkan balapan 50 cc di 1968.

Selanjutnya Wil Hartog menjadi juara balapan 500 cc di 1977, Jack Middelburg di 500 cc tahun 1980, dan yang terakhir adalah Hans Spaan di balapan 125 cc pada tahun 1989.

Sementara di MotoGP musim ini, tidak ada pembalap Belanda yang ikut ambil bagian. Mayoritas pembalap masih didominasi dari negara Spanyol dan Italia.


5. Dominasi The Doctor

Podium MotoGP Assen 2015.

Valentino Rossi masih memegang rekor sebagai pembalap MotoGP yang paling banyak menang di Assen dengan sembilan kemenangan. Enam kemenangan ia persembahkan untuk tim Yamaha, yakni pada tahun 2015, 2013, 2009, 2007, 2005, 2004. Sementara satu kemenangan pertama di era MotoGP Assen ia raih pada musim 2002 bersama Honda.

Ia juga tercatat sebagai pembalap MotoGP aktif yang kini memegang kemenangan terbanyak di Assen. Selain tujuh kemenangan di kelas premier, ia juga menang di kelas 250 cc (1998) dan kelas 125 cc (1997).


6. Kemenangan Bersejarah Jack Miller

Marc Marquez, Jack Miller, dan Scott Redding di podium GP Assen 2016.

Musim lalu pemenang MotoGP Belanda adalah Jack Miller. Ini merupakan kemenangan perdana pembalap Australia berjuluk Jackass tersebut di kelas MotoGP. Kemenangan Miller juga menjadi kemenangan pertama oleh tim independen (EG 0,0 Marc VDS) sejak Toni Elias menang di Portugal pada musim 2006.

Uniknya lagi, saat itu ada tiga pemenang yang meraih juara perdana di kelas masing-masing, yakni Jack Miller di MotoGP, Takaaki Nakagami di kelas Moto2, dan Francesco Bagnaia di kelas Moto3.

Valentino RossiMotoGPCasey StonerMovistar YamahaMotoGP AssenMotoGP 2017

Berita Terkini