3 Fakta Rookie MotoGP 2019: Joan Mir
INDOSPORT.COM - Perhelatan akbar adu cepat motor atau MotoGP 2019 sudah di depan mata. Musim baru MotoGP tahun ini akan segera diselenggarakan pada 10 Maret 2019. Sirkuit Losail di Qatar akan menjadi lokasi pertama pagelaran MotoGP 2019.
Pada musim ini terdapat 4 pembalap yang sudah dapat dipastikan akan naik dari kelas Moto2 ke kelas MotoGP.
Mereka adalah Francesco Bagnaia dari tim Pramac Racing, Miguel Oliveira dari Petronas Yamaha SRT, dan Joan Mir wakil Suzuki Ecstar, dan Miguel Oliveira penggawa KTM Tech3.
Kali ini INDOSPORT akan membahas beberapa fakta salah satu rookie MotoGP 2019, Joan Mir. Berikut ulasannya.
1. Dilirik Tim Suzuki Ecstar
Sebelumnya Bos Suzuki, Davide Brivio telah membuang Andrea Iannone pada MotoGP 2019. Padahal Iannone sempat meraih podium dua di MotoGP Australia untuk Suzuki. Namun hal tersebut tidak membuat Brivio mempertahankannya untuk MotoGP 2019.
Hingga pada akhirnya beredar kabar, Suzuki telah mengontrak Joan Mir sebagai tandem Alex Rins.
Setelah banyak diincar tawaran oleh tim balap kelas atas seperti Honda, Ducati, dan Suzuki, akhirnya Joan Mir memilih Suzuki Ecstar untuk dibela di MotoGP 2019.
Ia memercayai tim asal Jepang itu lantaran dirinya merasa sangat diinginkan oleh pabrikan asal Hamamatsu ini.
2. Joan Mir Ingin seperti Maverick Vinales
Ada beberapa kesamaan antara perjalanan Maverick Vinales dengan Joan Mir yang tahun depan mendapatkan promosi MotoGP.
Yakni, keduanya sama-sama hanya singgah satu musim di Moto2 usai dinobatkan sebagai juara dunia Moto3, dan sama-sama bergabung ke Suzuki pada musim debut kelas premier.
Dilansir MotoGP.com, Mir tidak masalah dimiripkan dengan Vinales, malah Mir tak sungkan menjadikan Vinales sebagai contoh untuk dirinya.
“Saya tidak mengatakan bahwa memiliki satu tahun tambahan di Moto2 tidak penting, namun satu tahun pengalaman MotoGP ialah seperti beberapa musim di Moto2. Vinales hanya satu tahun di Moto2 seperti saya, dia merupakan contoh," ujar Mir.
Sekadar informasi, Vinales berada di Moto2 hanya satu musim dan langsung dapat berkompetisi bersama Suzuki. Setelah itu pada tahun kedua, dia meraih satu kemenangan dan beberapa podium.
Hal tersebut membuat Mir ikut termotivasi dan memiliki target seperti Vinales. Pada MotoGP 2019 mendatang Mir akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk dapat meraih keinginan dirinya.
Penulis: Neneng Astrianti
Ikuti Terus Berita MotoGP dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM
3. Awal Karier
Pemilik nama lengkap Joan Mir Mayrata lahir tanggal 1 September 1997 dan merupakan pembalap motor Grand Prix asal Spanyol.
Sebelum naik kelas menjadi pembalap MotoGP untuk musim 2019, Joan Mir memang memulai awal kariernya dari bawah.
Mula-mula pria yang kini berusia 20 tahun ini, terlebih dulu berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Di ajang balap tersebut, Joan Mir hanya mampu bertahan selama dua musim pada 2013 dan 2014.
Mir sukses finish sebagai runner-up dengan tiga kemenangan pada musim 2014 dan musim berikutnya, Mir memilih hengkang dan beralih ke CEV International Championship.
Performa Mir menurun di balapan Kelas CEV Moto3 Junior World Championship pada tahun 2015 dan hanya membalap satu musim saja.
Namun Mir mulai merangkak naik hingga ia menyandang titel Juara Dunia Moto3 2017. Dengan kemenangan tersebut, diyakini menjadikan Mir sebagai salah satu pembalap masa depan.