x

Diombang-ambingkan Invasi Rusia, Haas Angkat Bicara Soal Nasib Nikita Mazepin di F1 2022

Rabu, 2 Maret 2022 11:25 WIB
Penulis: Aji Prakoso | Editor: Yosef Bayu Anangga
Pecahnya perang pasca invasi Rusia ke Ukraina berimbas pada karier pebalap tim Haas asal Rusia, Nikita Mazepin, di ajang Formula Satu (F1). (Getty Images)

INDOSPORT.COM - Pecahnya perang pasca invasi Rusia ke Ukraina berimbas pada karier pebalap tim Haas asal Rusia, Nikita Mazepin, di ajang Formula Satu (F1).

Badan otoritas Formula Satu (FIA) dijadwalkan akan mengadakan rapat darurat pada hari Selasa 3 Maret 2022 untuk membahas krisis di Ukraina dan memutuskan masa depan Nikita Mazepin.

Presiden Federasi Otomotif Ukraina, Leonid Kostyuchenk, telah menuntut agar FIA melarang semua pembalap Rusia dan Belarusia berkompetisi di luar negara mereka sendiri.

Sementara itu, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem, yang akan memimpin KTT hari Selasa, menulis kepada Kostyuchenk pekan lalu untuk menawarkan dukungan penuhnya.

Baca Juga
Baca Juga

Dikutip dari Reuters, seorang juru bicara FIA mengatakan, “Pertemuan luar biasa dari Dewan Olahraga Motor Dunia akan diadakan besok untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan krisis yang sedang berlangsung di Ukraina. Pembaruan lebih lanjut akan diberikan setelah pertemuan,” ucapnya.

F1 sendiri telah membatalkan Grand Prix Rusia, yang telah dijadwalkan berlangsung di Sochi pada 25 September.

Baca Juga
Baca Juga

Selain itu, tim Haas yang menaungi Mazepin saat ini juga telah menghapus sponsor utama mereka, Uralkali pada hari terakhir tes pramusim di Barcelona pekan lalu.

Seperti yang diketahui bahwa Uralkali adalah perusahaan pupuk asal Rusia yang sebagian sahamnya dimiliki oleh konglomerat Dmitry Mazepin, ayah dari Nikita Mazepin.


1. Haas Tak Jamin Nasib Mazepin

Nikita Mazepin, pembalap Formula 1 asal Rusia.

Kepada Reuters, kepala tim Haas yakni Guenther Steiner mengatakan dia tidak bisa menjamin masa depan pebalap Rusia itu dan mengatakan urusan dengan Uralkali kemungkinan akan diselesaikan dalam beberapa hari mendatang.

Steiner, mengakui bahwa Mazepin tengah menghadapi masa depan yang tidak pasti karena dampak invasi Rusia ke negara tetangganya, Ukraina.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, tidak semuanya tergantung dari kami di sini," kata Steiner.

"Ada lebih dari tim F1 yang terlibat, ada pemerintah yang terlibat, jadi saya tidak tahu apa yang akan datang dari sisi itu."

Steiner mengatakan sanksi tidak berdampak pada hubungan tim dengan Uralkali.

Tim, tambahnya, akan stabil secara finansial bahkan jika mereka harus memutuskan hubungan dengan perusahaan Rusia.

"Ada lebih banyak cara untuk mendapatkan dana sehingga tidak ada masalah dengan itu."

Steiner juga mengatakan bahwa pebalap cadangan Haas, Pietro Fittipaldi akan menjadi kandidat utama sebagai pengganti jika Nikita Mazepin tidak bisa berkompetisi lagi.

 “Dia selalu ada, dia tahu tim, dia tahu mobilnya, untuk melompat dari satu hari ke hari lain, tidak ada yang lebih baik dari Pietro saat ini,” ungkap Steiner.

Sebelumnya, Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, dan negara-negara lainnya telah memberikan sanksi terhadap Rusia.

Mereka menargetkan bank, ekspor militer, dan orang-orang terdekat dari Presiden Vladimir Putin, setelah negara itu melancarkan invasi ke Ukraina pada hari Kamis lalu.


2. FIA Batalkan F1 GP Rusia 2022

Valtteri Bottas memimpin F1 Grand Prix Rusia di Sochi Autodrom, Minggu (27/09/2020) di Sochi, Rusia.

FIA akhirnya resmi menyatakan membatalkan seri balapan Formula 1 (F1) GP Rusia 2022 karena adanya perang dengan Ukraina.

Sebelumnya FIA dan Formula 1 menyatakan akan terus meninjau soal invasi Rusia ke Ukraina pada Kamis (24/02/22) waktu setempat.

Namun tak berselang lama, akhirnya kedua pihak mengumumkan bahwa kejuaraan F1 GP Rusia 2022 yang berlangsung di Sirkuit Sochi resmi dibatalkan pada Jumat (25/02/22) malam WIB.

“Formula 1 FIA mengunjungi sejumlah negara-negara di seluruh dunia dengan visi positif untuk menyatukan orang dan bangsa-bangsa," bunyi pernyataan, Jumat (25/2/2022).

“Kami menyaksikan perkembangan di Ukraina dengan kesedihan dan keterkejutan dan harapan untuk penyelesaian yang cepat dan damai untuk situasi dan kondisi saat ini.

“Pada Kamis malam, Formula 1, FIA, dan tim membahas posisi olahraga kami, di mana kesimpulannya adalah, termasuk pandangan semua pemangku kepentingan terkait, bahwa tidak mungkin menggelar Grand Prix Rusia pada situasi saat ini.” ujar pernyataan FIA.

Sebelumnya Sebastian Vettel juga memboikot rencana digelarnya balapan F1 GP Rusia 2022 di tengah situasi perang antara Rusia dengan Ukraina.

RusiaF1Formula 1Haas F1GP F1 RusiaBerita F1Nikita MazepinFormula 1 2022

Berita Terkini